Siswa Temukan Kayu Bajakah Obat Kanker, Penyakit Diderita Ani Yudhoyono, Sutopo & Agung Hercules

Kayu Bajakah obat kanker, beberapa tokoh meninggal setelah melawan kanker seperti Ibu Ani Yudhoyono, Sutopo Purwo Nugroho, Agung Hercules

Siswa Temukan Kayu Bajakah Obat Kanker, Penyakit Diderita Ani Yudhoyono, Sutopo & Agung Hercules
(KOMPAS.com/KURNIA TARIGAN)
Ketiga siswa yang berhasil mengharumkan Indonesia melalui Karya Ilmiah Kayu Bajakah Penyembuh Kanker 

TRIBUNBATAM.id- Sebelum temuan obat kanker Kayu Bajakah, beberapa tokoh meninggal setelah melawan kanker seperti Ibu Ani Yudhoyono, Sutopo Purwo Nugroho hingga Agung Hercules.

Manfaat Kayu Bajakah di Kalimantan bisa mengobati kanker stadium 4, sesuai temuan 3 siswa SMA 2 Palangkaraya.

Temuan karya ilmiah mereka tentang obat kanker mengantarkan 3 siswa menjadi juara dunia.

Batang pohon tunggal atau dalam bahasa dayak disebut dengan Bajakah diperoleh di hutan Kalimantan Tengah.

Ketiga siswa bernama Yazid, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya Maharani.  
Guru pembimbing siswa yang merupakan guru biologi, Helita mengatakan, keberhasilan ketiga siswa tersebut berawal dari informasi dari Yazid.

Yazid mengatakan bahwa ada sebuah tumbuhan di hutan Kalimantan Tengah yang kerap digunakan keluarganya bisa menyembuhkan kanker, Bahkan kanker ganas stadium empat sekalipun.

Kanker termasuk penyakit yang mematikan di Indonesia.

Dilansir dari Kemenkes, Data Globocan menyebutkan di tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian, dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Data tersebut juga menyatakan 1 dari 8 laki-laki dan 1 dari 11 perempuan, meninggal karena kanker.

Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk, yang diikuti dengan kanker hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk.

Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk yang diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved