Kejam! Ibu di Boyolali Aniaya Anaknya 4 Hari Berturut-turut hingga Meninggal Dunia Hanya Karna Rewel

Pelaku berinisial SW (30) tega menganiaya anaknya yang berinisial F (6) hingga meninggal dunia.

Kejam! Ibu di Boyolali Aniaya Anaknya 4 Hari Berturut-turut hingga Meninggal Dunia Hanya Karna Rewel
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Kejam! Ibu di Boyolali Aniaya Anaknya 4 Hari Berturut-turut hingga Meninggal Dunia Hanya Karna Rewel 

Kejam! Ibu di Boyolali Aniaya Anaknya 4 Hari Berturut-turut hingga Meninggal Dunia Hanya Karna Rewel

TRIBUNBATAM.id- Sungguh kejam ibu di Boyolali ini. Bukannya melindungi anaknya dari kejahatan, ia malah menganiaya sang anak hingga berhari-hari.

Pelaku berinisial SW (30) tega menganiaya anaknya yang berinisial F (6) hingga meninggal dunia.

Ya, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur melibatkan ibu kandung sebagai pelaku utama kembali terjadi.

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini terjadi di Dukuh Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah.

Merujuk artikel terbitan Kompas.com diungkapkan proses rekonstruksi dari perbuatan SW yang menyebabkan anaknya tewas.

Rekontruksi tersebut menggambarkan bagaimana awal hingga akhir pelaku melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban.

Arema FC vs Persebaya Surabaya Pekan 14 Liga 2019, Singo Edan Pakai Jersey Anyar Kala Jamu Bajul Ijo

Mutasi Terbaru TNI, 56 Pati Bergeser, Termasuk Suami Bella Saphira Dalam Persiapan Pensiun

VIRAL Video Syur Vina Garut, Ini Pengakuan Warga hingga Nasib Pemeran Wanita yang Diamankan Polisi

2 Hari Lagi Hendak Menikah, Pria Ini Tewas Kecelakaan Bersama Ibunya, Ini Pengakuan Kerabat Korban

Setidaknya ada 23 adegan yang diperagakan SW untuk mengulangi kembali perbuatannya.

Tujuan dari rekonstruksi dimaksudkan untuk meneliti kesesuaian antara pelaku, korban dan saksi-saksi di lapangan.

"Ada 23 adegan yang dilakukan (diperagakan) oleh pelaku terhadap korban," kata Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro di Boyolali, Jawa Tengah, seperti yang Grid.ID kutip dari Kompas.com.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved