Hingga Agustus 2019, 6 Kasus Kebakaran di Kabupaten Bintan, Ini Pesan Kepala UPT Damkar Toapaya

Hingga bulan Agustus 2019, ada sekitar 6 kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Hingga Agustus 2019, 6 Kasus Kebakaran di Kabupaten Bintan, Ini Pesan Kepala UPT Damkar Toapaya
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Api yang membakar lahan di kawasan dekat permukiman warga di Rukun Tetangga (RT) 15/Rukun Warga (RW) 04, Jalan Kilometer 18 di belakang Hotel Miami Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai menjalar ke mana-mana. Warga pun membantu proses pemadaman dengan alat seadanya saja. 
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Hingga Agustus 2019, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah mencapai enam kasus.
 
Hal tersebut di ungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadaman Kebakaran (UPT Damkar) Khusus Kecamatan Gunung Kijang, Teluk Bintan dan Toapaya, Nurwendi, Kamis (15/8/2019).
 
"Memasuki bulan Agustus, kebakaran hutan dan lahan sudah terhitung enam kasus yang kita tangani sampai hari ini," ucap Nurwendi kepada TRIBUNBATAM.id.
 
Nurwendi juga menyampaikan, sejumlah kasus kebakaran diketahui ada unsur kesengajaan. 
 
"Sedangkan beberapa kasus lagi masih dicari tahu apa penyebabnya," tutur Nurwendi.
 
Nurwendi juga menyebutkan, kasus kebakaran lahan paling sering terjadi di daerah Toapaya, khususnya Toapaya Selatan Kilometer 18 dan 19.
 
"Hal ini sangat disayangkan dan tidak dibenarkan.
Karena kebakaran itu sudah sangat merusak lingkungan dan udara sekitar.
Lagi pula saat ini kita sudah memasuki musim kemarau," ungkap Nurwendi.
 
Nurwendi juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar hutan untuk kepentingan membuka lahan.
 
Jika masyarakat diketahui membakar hutan dengan sengaja maka mereka akan berurusan dengan hukum.
 
"Kita sangat menyayangkan hal ini.
Seharusnya masyarakat tidak membakar lahan untuk berkebun.
Karena mereka bisa berurusan dengan rana hukum," tegas Nurwendi. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
 
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved