Jawab Jokowi, Fadli Zon Sebut di DPR Tak Ada Studi Banding tapi Diplomasi Parlemen

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menjawab pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (16/8/2019)

Jawab Jokowi, Fadli Zon Sebut di DPR Tak Ada Studi Banding tapi Diplomasi Parlemen
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon 

TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menjawab pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (16/8/2019), khususnya yang berkaitan dengan topik studi banding wakil rakyat.

Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta kementerian dan lembaga, termasuk DPR, mengurangi studi banding ke luar negeri.

Menurut Fadli Zon, DPR RI saat ini tidak lagi mengenal istilah studi banding untuk tugas bepergian ke luar negeri seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi.

"Kalau di DPR, sekarang tidak ada lagi studi banding. Yang ada adalah diplomasi parlemen, kunjungan kerja," ujar Fadli ketika dijumpai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, usai acara sidang.

Anggaran Pendidikan 2020 Rp 505,8 Triliun, Lanjutkan Program Indonesia Pintar

Jokowi Sampaikan Asumsi RAPBN 2020, Pertumbuhan Ekonomi 5,3%, Kurs Rupiah Rp 14.400

Fadli menjelaskan, diplomasi atau kunjungan kerja wakil rakyat ini pun sudah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Fadli sekaligus menyoroti pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan, tugas-tugas ke luar negeri semestinya dapat dengan mudah dilakukan melalui dunia maya pada smart phone.

Menurut Fadli, diplomasi serta kunjungan kerja anggota parlemen tidak bisa digantikan dengan berselancar di dunia maya hanya lewat smart phone.

"Ya diplomasi bagaimana (mau digantikan smart phone)? Parlemen eluruh dunia melakukan itu (kujungan ke luar negeri)," lanjut Fadli.

Habis Telan Babi Hidup-hidup, Ular Piton 7 Meter Ganas Bergumul dengan Pawang, Warga Histeris

Gerebek Istri yang sedang Selingkuh di Kamar, Pria Ini Bonyok Dikeroyok Istri & Selingkuhannya

Fadli justru berbalik meminta menteri-menteri Jokowi tidak bepergian ke luar negeri.

Menurut dia, para menteri Jokowi-lah yang semestinya memanfaatkan ponsel pintarnya.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved