Kapolri Tito Karnavian Cecar Habis-habisan Irjen Pol Boy Rafli Amar dengan 5 Pertanyaan Tajam

Di sidang, Kapolri Tito Karnavian Cecar Habis-habisan Irjen Pol Boy Rafli Amar dengan 5 Pertanyaan Tajam

Kapolri Tito Karnavian Cecar Habis-habisan Irjen Pol Boy Rafli Amar dengan 5 Pertanyaan Tajam
ANTARA FOTO/Indrianto Suwarso
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Asops Irjen Pol Martuani Sormin 

Boy melanjutkan, saat ini publik terjebak dengan pemikiran sesat apalagi dengan konten berita hoax di media sosial dan anti Pancasila.

Soal pertanyaan penting mana manajemen media untuk membangun opini publik positif atau reformasi Polri, Boy berpendapat keduanya sama pentingnya.

"‎Perbaikan apapun tanpa ada dukungan dari manajemen media, maka informasi publik soal Polri tidak akan tersampaikan dengan baik," katanya.

Boy mengatakan, sosial media saat ini kebenarannya relatif karena belum menyajikan informasi yang utuh.

"Sedangkan media konvensional bisa dipertanggungjawabkan.

Namun ruang media sosial dan konvensional bisa berbagi," ujarnya.

Suasana sidang disertasi doktoral Irjen Pol Boy Rafly Amar di Fikom Unpad, Rabu (14/8/2019).
Suasana sidang disertasi doktoral Irjen Pol Boy Rafly Amar di Fikom Unpad, Rabu (14/8/2019). (Tribun Jabar/Mega Nugraha)

Dalam disertasi yang ia pertahankan hingga sidang, ia mengulas peran Kapolri Jenderal Tito Karnavian selama menjabat Kapolri.

Salah satunya, mengeluarkan commander wish.

Isinya antara lain, manajemen media.

Kata dia, kapolri menjadikan manajemen media sebagai program prioritas Polri.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved