MIRIS! Kabur dari Korut karena Kemiskinan, Ibu dan Anak Meninggal Kelaparan di Korsel

Wanita 42 tahun yang hanya disebut bernama Han bersama anaknya ditemukan membusuk di apartemen sewaan mereka di barat daya Seoul karena mati kelaparan

MIRIS! Kabur dari Korut karena Kemiskinan, Ibu dan Anak Meninggal Kelaparan di Korsel
AP
Pembelot asal Korea Utara di sebuah tempat penampungan di Korsel. Lari dari kemiskinan, namun tak banyak yang beruntung 

Publik Korea Selatan mengecam pemerintah negara itu yang lalai karena bagaimana salah satu negara terkaya di Asia bisa membiarkan pelarian dari Korut kelaparan.

Pemerintah Korsel juga mendapat kecaman dari aktivis hak azazi manusia karena dianggap melanggar hukum internasional yang wajib melindungi imigran dari negara lain.

"Berita ini membuat kami menangis, bahwa pembelot Korea Utara ini bisa mati dengan cara ini di Seoul," kata Moon Seong-ho, politisi oposisi dari Partai Liberty Korea.

Banyak warga Korea Selatan yang bertanya, bagaimana orang dapat mengalami akhir yang tragis di sebuah negara yang mengklaim sebagai negara yang paling aman bagi saudara-saudara etnisnya dari Korea Utara.

"Di mana kami?" Tanya Yonhap News, media yang didanai pemerintah melalui tajuk utamanya yang dipublikasikan pada Rabu lalu.

“Apakah tidak ada kesempatan untuk menyelamatkan mereka?” Tanya Readers 'News, sebuah surat kabar yang berkantor pusat di Seoul.

Han, yang diketahui bercerai dengan suaminya berkebangsaan China-Korea awal tahun ini, telah menerima tunjangan pemerintah sebesar 100.000 won atau sekitar Rp 1,2 juta setiap bulannya.

Pemerintah berdalih, Han belum mengajukan tunjangan lain.

Di tengah serangan balasan yang meningkat, Kementerian Unifikasi, yang menangani pemukiman kembali para pembelot, berjanji untuk mengatasi "titik-titik buta" yang dapat mencegah orang menerima bantuan yang mereka butuhkan.

"Pemerintah perlu lebih aktif mengumumkan sistem jaminan sosial yang dapat mereka gunakan untuk mencari nafkah," kata Lim Jae-Cheon, seorang profesor studi Korea Utara di Universitas Korea di Seoul.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved