Kronologi 12 Prajurit TNI Pukul Mundur Kelompok Bersenjata Pimpinan Egianus Kogoya di Papua

kronologi baku tembak itu berawal saat kelompok Egianus menghadang dua kendaraan TNI yang sedang konvoi mengangkut logistik Satgas Pamrahwan.

Kronologi 12 Prajurit TNI Pukul Mundur Kelompok Bersenjata Pimpinan Egianus Kogoya di Papua
tribun jogja/istimewa
Pasukan TNI yang bertugas di Nduga, Papua dan pimpinan KKB Papua, Egianus Kogoya 

TRIBUNBATAM.id - Kronologi 12 prajurit TNI berhasil memukul mundur kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pimpinan Egianus Kogoya terjadi di Jalan Trans-Papua, Wamena-Habema, Kabupaten Jayawijaya

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kelompok Egianus Kogoya Diduga Dalang Penembakan TNI di Jayawijaya', baku tembak antara TNI dan KKB Papua pada Jumat (16/8/2019) pukul 15.30 WIT itu hanya berlangsung 20 menit

Meski dalam posisi terjepit, 12 prajurit TNI berhasil memukul mundur KKB Papua hingga melarikan diri masuk ke hutan.

"Situasi di sana sudah kondusif. Namun, kita tetap mewaspadai kemungkinan KSB yang memanfaatkan momentum peringatan HUT RI untuk melakukan aksi teror, baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat," kata Pangdam.

Prajurit TNI Disergap Kelompok KKB di Papua saat Kirim Logistik, 2 Tertembak, Ini Kronologinya

Hendak Kirim Logistik, Anggota TNI Disergap KKB Papua di Jayawijaya, Begini Kronologinya

Sempat Minta TNI-Polri yang Buru KKB Papua Ditarik. Bupati Nduga Minta Maaf ke Pangdam & Kapolda

Ditembaki saat Olah TKP Pembunuhan Briptu Heidar, Dikejar TNI-Polri, KKB Papua Lari Masuk Hutan 

Pangdam menegaskan, masyarakat tidak perlu takut dengan kejadian ini.

“Kami telah berkoordinasi baik dengan polda maupun pemda setempat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata jenderal bintang dua ini.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan, kronologi baku tembak itu berawal saat kelompok Egianus menghadang dua kendaraan TNI yang sedang konvoi mengangkut logistik Satgas Pamrahwan.

“Jadi, pukul 15.30 WIT, dua unit kendaraan jenis Hilux yang baru selesai mengantar perbekalan bagi personel Pos Pamrahwan TNI yang berada di Mbua, mendapat tembakan sporadis dari kelompok separatis bersenjata, yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di sekitar Km 39 Jalan Trans Wamena-Habema,” kata Eko, Jumat (16/8/2019) malam.

Menurut laporan yang diterima, lanjut Eko, tembakan berasal dari dua arah yaitu ketinggian dan lembah yang berada di kanan dan kiri jalan.

“Dalam posisi terjepit, sejumlah 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan. Kontak tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Tembakan balasan dari para personel TNI membuat kelompok tersebut melarikan diri,” kata dia.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved