Listrik Padam Lagi di Kota Batam, Anggota DPRD Kepri: Ujung-ujung Tarif Listrik Naik

Listrik di Kota Batam, Provinsi Kepri padam lagi, Senin (19/8/2019). Anggota DPRD Kepri: Ujung-ujung tarif naik lagi.

Listrik Padam Lagi di Kota Batam, Anggota DPRD Kepri: Ujung-ujung Tarif Listrik Naik
Tribunnewsbatam.com/Net
PADAM - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Batam, Kepri, mengakui adanya gangguan di salah satu unit mesin di Panaran. Menyusul pemadaman listrik yang terjadi di sebagian kawasan Tiban, Batam, pada Kamis (14/3/2013) sekitar pukul 15.00 WIB.

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Legislator Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Burhanudin Nur sangat menyayangkan kondisi listrik di Kota Batam.

Sebagai pusat industri Kepri dan pusat perekonomian, politisi Partai Demokrat ini mengatakan kalau kondisi Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus seperti ini akan berdampak pada investor.

"Harus ada upaya preventif dari PLN bila terkait gangguan.

Pemeliharaannya juga harus diperkuatlah," ujar Burhanudin Nur menyampaikan kekecewaannya saat di temui di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (19/08/2019).

JADWAL Pemadaman Listrik di Batam, Senin 19 Agustus 2019, Listrik Mati Sampai Jam 21.15

Hari Ini Senin 18 Agustus 2019, Batam Mati Listrik, Cek Jadwal Pemadaman Bright PLN Batam

Batam Mati Listrik Hampir 12 Jam Senin Besok (Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Batam)

Batam Mati Listrik Senin (Besok), Cek Jadwal Pemadaman Bright PLN Batam

Burhanudin Nur menyampaikan seharusnya PLN sudah melakukan perencanaan di dalamnya termasuk pemeliharaan berkala.

"Kalau mendadak-mendadak begini, artinya tidak ada perencanaan dari awal.

Siapa yang rugi, ya jelas pelanggan," tegas Burhanudin Nur.

Anggota DPRD Kota Batam harus gelap-gelapan karena saat rapat paripurna berlangsung, Selasa (6/8/2019) mendadak listrik padam.
Anggota DPRD Kota Batam harus gelap-gelapan karena saat rapat paripurna berlangsung, Selasa (6/8/2019) mendadak listrik padam. (TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI)

Burhanudin Nur mengatakan, sangat disayangkan pula bila kondisi listrik hidup mati nantinya berujung pada kenaikan tarif listrik.

"Memang kalau kita lihat dari dulu seperti itu.

Ujung-ujungnya naik tarif.

Tapi kalau ini terjadi, ini sangat tidak baik.

Apalagi tarif listrik baru naik 45 persen," ujar Burhanudin Nur.

Pernah di PHK, Sandiaga Uno Buka-bukaan Kisah Jadi Pengusaha Sukses

Guntur Sakti hingga Zulhendi, Ini Daftar Pejabat yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Nurdin Basirun

Daftar 4 Bangunan Ikonik di Bangkok, Miliki Patung Buddha Empat Wajah

BREAKINGNEWS - Pengendara Mio Terkapar Usai Tabrak Lori di Tanjunguncang Batam

Anggota Komisi lV ini juga sudah banyak mendapat laporan keluhan dari daerah pemilihannya di Kota Batam.

"Kalau komplain masyarakat dalam hal ini pelanggan sudah banyak sekali laporan ke saya.

Pelanggan yang terkena dampaknya," ucap Burhanudin Nur. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved