Rusuh di Manokwari, Wali Kota Batam Rudi Hidupkan Forum Pembaruan Kebangsaan

Walikota Batam ingatkan selalu melakukan koordinasi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang terjadi di Kota Batam

Rusuh di Manokwari, Wali Kota Batam Rudi Hidupkan Forum Pembaruan Kebangsaan
Roma Uly Sianturi/TRIBUNBATAM.id
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat membahas Tata Ruang di Kantor Pemko Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sering-sering koordinasi. Itulah pelajaran berharga dari situasi yang terjadi di Surabaya dan Manokwari, Papua Barat, baru-baru ini.

"FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) ini harus kita hidupkan, jadi sering koordinasi, supaya tak terjadi masalah seperti ini," kata Wali Kota Batam, Rudi, usai memimpin rapat menyikapi isu terkini di lantai 4 Gedung Wali Kota Batam, Selasa (20/8).

Ia mengatakan, jikapun masalah yang tak diinginkan itu terjadi, dengan seringnya koordinasi ini, informasinya bisa cepat sampai dan bisa cepat diselesaikan. Tidak sampai meluas.

"Kalaupun terjadi, cepat dikasih tahu, cepat kita selesaikan," ujarnya.

Pengusaha Batam Amat Tantoso Kembali Akan Disidangkan Dalam Kasus Penikaman, Ini Agendanya

42 Hari Gubenur Kepri Ditahan KPK, Ini Kenangan Terindah Penjaga Rumah Jabatan dengan Nurdin Basirun

Warga Tolak Wacana Reklamasi di Kota Batam, “Kemana Nelayan Cari Rezeki”

Pada kesempatan itu, Rudi juga berpesan kepada masyarakat yang tinggal di Batam, agar menjaga Batam tetap aman. Dia menitipkan pesannya ini, kepada seluruh ketua paguyuban sosial yang hadir dalam rapat itu.

"Semua sudah sepakat dan saya sudah titip tadi, agar menyelesaikan masalah itu dari bawah. Kita sepakat sama-sama jaga Batam supaya aman dan damai," kata Rudi.

Selain sering koordinasi, ia menilai, juga perlu ditanamkan arti cinta tanah air, kebangsaan kepada generasi muda di tingkat sekolah, dan kegiatan-kegiatan lainnya terkait kebangsaan.

Minta Masyarakat Jaga Batam

Pasca rusuh di Surabaya dan Manokwari, Papua Barat, Pemerintah Kota Batam menggelar rapat koordinasi dengan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), organisasi masyarakat, dan sejumlah paguyuban sosial yang ada di Batam.

Kegiatan berlangsung Selasa (20/8) sore hingga menjelang Maghrib di ruang lantai 4 Gedung Wali Kota Batam, di Jalan Engku Putri, Batam, Kepri. Rapat dipimpin langsung Wali Kota Batam, Rudi.

Pantauan Tribun, rapat juga diikuti sejumlah mahasiswa asal Papua yang mengenyam pendidikan di Batam. Dalam pertemuan hari itu, mereka yang hadir sepakat untuk menjaga situasi Batam tetap aman dan nyaman.

 Hasil Akhir Semen Padang vs Persela Lamongan, Brace Karl Max Bawa Kemenangan Kabau Sirah

 BREAKING NEWS, Mobil Ambulans RSUD Tarempa Anambas Alami Kecelakaan

 Hasil Akhir Bhayangkara FC vs PSIS Semarang, Bermain dengan 10 Pemain, Laga Berakhir Imbang

 Hasil Akhir Persija Jakarta vs Kalteng Putra, Macan Kemayoran Tekuk Kalteng Putra 3-0

Dalam pertemuan itu, Rudi juga meminta komitmen dari mahasiswa asal Papua di Batam. Agar kericuhan yang terjadi di luar Batam itu, tidak terjadi di Batam.

"Mereka akan jaga Kota Batam," ujarnya.

 Bukan Bitcoin, Apa Itu Blockchain yang Bakal Diterapkan di Batam?

 Barbie Kumalasari Istri Galih Ginanjar Beri Bukti Tak Beli Iphone Second, Pamer Struk Rp 16 Juta

 Download Lagu MP3 Lover Taylor Swift, Lengkap dengan Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia

 Bos Hotel Satria di Karimun Jadi Tersangka Penganiayaan. Aksi Pemukulan Billy Ternyata Terekam CCTV

Dari kericuhan yang terjadi itu, Rudi juga menekankan agar memandang suatu masalah tidak langsung pada masalahnya. Tetapi harus diselesaikan terlebih dahulu dengan pikiran tenang.

"Karena masalah itu belum tentu dari kita sendiri, bisa juga dari orang lain," kata Rudi. (wie)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved