BATAM TERKINI

Tegas Soal Reklamasi di Batam, Direktur Gakkum KLHK: Jika Tak Punya Izin Kami Tindak!

Direktur Gakkum KLHK enegaskan akan menindak segala pelanggaran terkait reklamasi yang tak mengantongi izin resmi.

Tegas Soal Reklamasi di Batam, Direktur Gakkum KLHK: Jika Tak Punya Izin Kami Tindak!
Istimewa
Ilustrasi penyegelan alat berat di lokasi reklamasi di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Direktur Penegakan Hukum Pidana Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Yazid Nurhuda menegaskan akan menindak segala pelanggaran terkait reklamasi yang tak mengantongi izin resmi.

“Jika tidak ada izin lingkungannya atau izin dari instansi yang berwenang, makan akan kami tindak,” tegasnya, Senin (19/8/2019).

Bahkan ia juga menjelaskan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan terkait kegiatan reklamasi.

“Pertama, verifikasi dulu titik atau lokasinya. Setelah itu, cek izinnya, jika di Kepri aturan terkait rencana zonasi (RZWP3K) belum disahkan maka lihat aturan rencana tata ruang sebagai dasar hukum (reklamasi),” terangnya.

Ia juga menerangkan, apabila nantinya aturan terkait Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) telah diterbitkan, itu tidak serta-merta memudahkan kegiatan reklamasi.

Ada beberapa hal yang harus dilihat dalam kegiatan reklamasi tiap penyelenggaraan usaha, seperti izin terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Tak hanya itu, pengelola atau pengembang proyek juga harus mampu menunjukkan beberapa dokumen seperti dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

Bakal Disulap Jadi Pemukiman, Lahan 22 Hektare di Nongsa Batam Disebut Akan Direklamasi

Proyek Reklamasi di Batam Masih Berjalan, Pantai Ocarina Batam Centre Ikut Tercemar

Dulu 2 Hektare, Kini Pulau Buntal Batam Tersisa 50 M2, Warga: Pasir Diambil Pakai Alat

“Zonasi itu hanya berbicara daerah itu sesuai aturan akan diperuntukan untuk apa? Selebihnya tentu mengacu kepada perizinan. Itu ada dasar hukumnya,” sambungnya.

Yazid juga menyayangkan jika kegiatan reklamasi, khususnya di Batam, sampai merusak ekosistem laut seperti Padang Lamun dan Mangrove.

Ia sangat berharap, kegiatan-kegiatan yang ilegal terkait reklamasi dapat dihentikan.

Halaman
12
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved