Viral Video Prank Polisi Tendang TNI Saat Upacara Kemerdekaan, Ini Penjelasan Kapolres Aceh Tengah

Viral video polisi tendang TNI, terungkap fakta sebenarnya, diakhiri aksi gembira

Viral Video Prank Polisi Tendang TNI Saat Upacara Kemerdekaan, Ini Penjelasan Kapolres Aceh Tengah
Capture video viral
Capture video prank perselisihan antara anggota Polri dan TNI setelah upacara HUT ke-74 Republik Indonesia (RI) di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (17/8/2019) lalu. 

TRIBUNBATAM.id - Viral video polisi tendang TNI, terungkap fakta sebenarnya.

Jagat media sosial hari ini dihebohkan dengan peredaran video perselisihan yang berujung pada perkelahian antara anggota Polisi dengan TNI.

Pada salah satu pesan yang beredar viral disebutkan peristiwa ini terjadi di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pesan yang disertai video dan beredar via Whatsapp ini diberi judul “Arogansi seorang Kapolsek Ende” “Ini kejadian yang tidak pantas dilakukan di depan publik di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, ketika para anggota akan melaksanakan upacara (apel).

Sebagai Irup dia bertanya-tanya kepada para anggotanya, tapi sambil marah-marah dan tiba-tiba menempeleng bahkan menendang anak buahnya seorang anggota Polsek tersebut dan termasuk salah satunya anggota TNI dari Koramil setempat.

Tak lama kemudian seorang Danramil menghampiri Kapolsek itu lalu tak ayal meninjunya, karena tidak terima anak buahnya anggota TNI ditempeleng dan ditendang.”

Fakta Sebenarnya

Informasi dihimpun Serambinews.com, peristiwa tersebut terjadi setelah peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia (RI) di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (17/8/2019) lalu.

Dan ini adalah video prank (gurauan) yang sengaja dilakukan untuk memberi kejutan bagi peserta upacara.

 

Informasi dihimpun Serambinews.com, perselisihan itu merupakan skenario yang sudah disepakati antara personel polisi serta anggota TNI yang bertugas di Atu Lintang, untuk memberi kejutan bagi Camat Atu Lintang, Hermansyah serta anggota Paskibraka yang baru selesai mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan.

Namun, video yang utuhnya berdurasi sekitar lima menit itu dipotong hingga terkesan benar-benar terjadi perselisihan dan perkelahian antara anggota Polri dan TNI.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved