Rabu, 15 April 2026

Rabu Pagi (21/8) Hampir Seluruh Bursa Asia Rontok, Hanya Satu yang Bertahan

Hampir seluruh bursa saham Asia melemah pada Rabu (21/8/2019) pagi. Hanya bursa Korea yang masih naik tipis.

KOMPAS.COM
Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017). 

TRIBUNBATAM.id - Hampir seluruh bursa saham Asia melemah pada Rabu (21/8/2019) pagi. Hanya bursa Korea yang masih naik tipis.

Pada pukul 8,34 WIB, indeks Kospi naik tipis 0,05% ke 1.961.

Indeks Nikkei melemah 0,62% ke 20.548. Hang Seng turun 0,48% ke 26.110. Sedangkan Taiex turun 0,19% ke 10.114.

VIDEO, Inilah 3 Cara Jitu Cegah Tangki Motor Sport Bocor

Mau Tampil Hypebeast? Nih Ada BLU Burner Phone Cuma Rp 400 Ribuan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Kamis 22 Agustus 2019, Aries Sedang Marahan, Taurus Ada Kejutan Spesial

5 Hape Ini Paling Diminati di Asia Tenggara, Salah satunya Oppo

Karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/7/2017). Perdagangan IHSG pada pembukaan pertama usai libur lebaran naik 0,29 persen atau 16,89 poin di level 5.846.60. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
 

Selain perang dagang, gejolak politik di Hong Kong, Inggris dan Italia juga meningkatkan ketidakpastian bagi para investor.

Prospek pemilihan baru di Italia setelah pengunduran diri Perdana Menteri Giuseppe Conte menjadi kekhawatiran tambahan bagi pasar saham.

Pasar sekarang menunggu apakah kebijakan yang lebih akomodatif dari Jerman ke China sudah cukup untuk meredakan kekhawatiran ekonomi global dan mengakhiri ketakutan akan resesi.

Fokus pasar mulai pertengahan pasar ini akan tertuju pada risalah pertemuan The Fed bulan lalu yang akan rilis hari ini.

Para trader juga menunggu simposium Jackson Holeakhir pekan ini dan KTT G7 di akhir pekan.

Pada dua pertemuan ini, pasar menunggu sinyal adanya langkah-langkah tambahan apa yang akan diambil para pembuat kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved