Please deh Jangan Hiasi E-mail Profesional dengan Emotikon, Ini Alasannya

Ketika mengirim surat elektronik atau e-mail terkait pekerjaan, tentu ada kaidah-kaidah yang harus Anda ikuti.

Please deh Jangan Hiasi E-mail Profesional dengan Emotikon, Ini Alasannya
ist
Emoji. 

TRIBUNBATAM.id - Ketika mengirim surat elektronik atau e-mail terkait pekerjaan, tentu ada kaidah-kaidah yang harus Anda ikuti.

Ini dimaksudkan agar e-mail yang Anda tulis dan kirim menunjukkan profesionalitas Anda dan tidak kabur maknanya.

Namun, ketika mengirim e-mail kepada rekan kerja, kerap kali kita menyelipkan emotikon agar terlihat bersahabat dan tidak terkesan kaku.

Akan tetapi, apakah penggunaan emotikon tersebut dianjurkan dalam hal pekerjaan?

Dilansir dari Marie Claire UK, Rabu (21/8/2019), sebuah riset yang dipublikasikan di jurnal Social Psychological and Personality Science menemukan bahwa menggunakan emotikon dalam e-mail profesional dapat membuat rekan kerja menganggap enteng Anda dan e-mail yang Anda kirim. 

Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti di Amsterdam University, Ben-Gurion University of the Negev, dan University of Haifa meminta 500 orang responden dari 29 negara untuk melakukan pekerjaan sehari-hari di kantor.

Jika Lunasi Cicilan Kredit Lebih Awal itu Untung atau Rugi?

Bank-bank Ini Tawarkan Bunga Deposito Tinggi

Promo KFC Spesial Berlaku Hari Ini Aja, 5 Potong Ayam Hanya Rp 49 Ribuan

Catet, BRI Agro Tawarkan Pinjaman Online hingga Rp 20 Juta, Bunganya 1,24 Persen

 

Salah satu pekerjaan itu adalah melakukan penilaian terhadap e-mail dari orang yang belum dikenal.

Beberapa e-mail disertai dengan emotikon dan beberapa tidak disertai emotikon. Tujuannya adalah untuk mengetahui apa yang sebenarnya dipikirkan tentang e-mail dengan emotikon tersebut.

Meskipun ketika berpikir emotikon akan membuat e-mail lebih ringan dan bersahabat, ternyata para responden menganggap e-mail dengan emotikon sebagai tindakan tak kompeten.

Menurut peneliti dalam studi tersebut, Ella Glikson, mengatakan bahwa penggunaan emotikon dalam e-mail dapat merugikan reputasi profesional Anda.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved