Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme, Undang Tokoh Papua ke Istana

Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme, Undang Tokoh Papua ke Istana.

Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme, Undang Tokoh Papua ke Istana
dok_KKSS_Manokwari
Suasana pasar Sanggung di Manokwari, sekitar pukul 12.00 WIT. Massa yang beringas mulai membakar toko, warung yang mereka lintasi 

TRIBUNBATAM.id - Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme, Undang Tokoh Papua ke Istana.

 Rakyat Papua marah karena adanya peristiwa yang disinyalir berbaru rasis menimpa mahasiswa Papua di Jawa Timur.

Aksi unjukrasa berujung rusuh.

Presiden Jokowi terus memantau perkembangan keamanan di Papua.

"Selamat pagi. Sampai saat ini, saya terus mengikuti perkembangan di Tanah Papua, dan Alhamdulillah situasi di sana sudah kembali berjalan normal. Tingkat pengamanan di Papua pun kini sudah diturunkan.

Permintaan maaf sudah dilakukan, dan ini menunjukkan kebesaran hati kita bersama untuk saling menghormati, untuk saling menghargai sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

Saya juga telah memerintahkan kepada Kapolri untuk menindak secara hukum tindakan diskriminasi ras dan etnis, yang rasis, secara tegas.

Minggu depan, jika tak ada halangan, saya akan mengundang para tokoh dari Papua dan Papua Barat, baik tokoh adat, tokoh masyarakat, juga tokoh agama, untuk berbicara masalah percepatan kesejahteraan di Tanah Papua." tulisnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk tidak mencari 'kambing hitam' terkait dugaan adanya penumpang gelap yang menciptakan insiden berujung rusuh di Papua.

Meskipun Juru bicara Front Rakyat Indonesia-West Papua (FRI-WP) Surya Anta mengatakan memang ada  kemungkinan penumpang gelap dalam insiden di Papua.

 Yang utama perlu diusut, kata Surya, adalah para pelaku dalam kasus dugaan persekusi dan rasisme saat pengepungan di asrama mahasiswa Papua, Surabaya, Jawa Timur pada 16 Agustus 2019.
 "Ya, mungkin itu (penumpang gelap) ada. Tetapi yang harus difokuskan oleh Jokowi adalah, kenapa ada tindakan rasialisme dari aparat? Jokowi stop mencari kambing hitam," ujar Surya di Jakarta Pusat kepada Tribunnews, Kamis (22/8/2019).

Insiden Papua, menurut Surya, tidak akan selesai dengan cara memblokir internet, dan mengirim pasukan dengan jumlah banyak.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved