Disebut Tokoh di Balik Rusuh Papua, Benny Wenda: Kami Jaga Perdamaian, Tapi Indonesia Tak Menganggap

Dalam kerushan itu Benny Wenda dituding menciptakan isu Papua Barat merdeka akan terus digelorakan, bahkan hingga dunia internasional, melalui argumen

Disebut Tokoh di Balik Rusuh Papua, Benny Wenda: Kami Jaga Perdamaian, Tapi Indonesia Tak Menganggap
Tangkapan layar Twitter @NatashaFatah
Wawancara Benny Wenda dengan CBC News 

Hasil video wawancaranya itu pun di unggahnya melalui akun Twitter pribadinya @NatashaFatah.

"Seorang pengunjuk rasa tewas di Papua Barat setelah seminggu kerusuhan untuk memerdekakan papua dari Indonesia. 

Banyak orang di Papua Barat mengatakan bahwa mereka adalah masyarakat yang berbeda, dan tunduk pada rasisme dan diskriminasi konstan.

Saya berbicara dengan pemimpin kemerdekaan Papua Barat @BennyWenda," tulisnya dalam Twitter.

Demikian Isi wawancara Benny Wenda dengan presenter CBC News.

"Mungkin ini adalah pertama kali selama 50 tahun terakhir tak ada seorang pun disini yang menyerukan masalah kemerdekaan padahal kami sudah membuat referendum kemerdekaan Papua dari Indonesia.

Sebab media-media di Indonesia mengabarkan pemerintahan Indonesia mengeluarkan sebuah amnesti, disinilah permulaan dimana orang Papua ingin memperoleh kemerdekaan dari Indonesia," buka Benny Wenda.

"Kenapa Papua harus berdiri sendiri dari Indonesia?" tanya Natasha.

"Papua adalah daerah kekuasaan Belanda dan pada tahun 1963 Indonesia secara ilegal berusaha menguasai namun hingga sekarang sebanyak 500.000 warga Papua terbunuh.

Itulah yang membuat kami ingin memperoleh kemerdekaan sendiri.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved