Pulau Buntal Kota Batam Dipoles Jadi Destinasi Wisata Setelah Tenggelam Akibat Tambang Pasir

Dahulu jadi lokasi penambangan pasir, Pulau Buntal Kota Batam kini akan dirias menjadi destinasi wisata oleh warga setempat.

Pulau Buntal Kota Batam Dipoles Jadi Destinasi Wisata Setelah Tenggelam Akibat Tambang Pasir
APRIZAL/ TRIBUNNEWSBATAM
Seorang warga menunjukan keberadaan lokasi Pulau Buntal

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Akibat aktivitas tambang pasir ilegal beberapa tahun lalu, pesona Pulau Buntal di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pun nyaris ‘hilang’.

Awalnya, pulau ini berdiri kokoh dengan luas hampir mencapai 2,5 hektare.

Namun sayang, akibat pasir di sekitar pulau ini terus disedot untuk aktivitas penambangan, kini pulau itu hanya menyisakan beberapa lahan dengan luas 50 meter persegi.

“Pulau Buntal itu dulu satu-kesatuan.

Karena tambang pasir itu, kini tinggal sisa segitu,” kata Paijan, warga di sekitar pulau, sambil menunjuk sisa-sisa ‘kedigdayaan’ Pulau Buntal di Kota Batam, Minggu (25/8/2019).

Video-Soal Tambang Pasir Ilegal di Pulau Buntal Batam, Walikota: Rudi Tak Pernah Tandatangan

Tambang Pasir Ilegal Pulau Buntal Batam, Siapa Dibalik Tambang yang Bikin Pulau Nyaris Tenggelam

Akibat Penambangan Pasir Laut, Pulau Buntal Batam Seluas 2 Hektar Kini Hanya Tersisa 50 Meter

Soal Tambang Pasir Ilegal di Pulau Buntal Batam, Walikota: Rudi Tak Pernah Tandatangan

Namun Paijan tidak ingin pulau ini hilang begitu saja.

Dia bersama beberapa nelayan di sana pun telah menyepakati untuk membenahi Pulau Buntal ke depannya.

“Wajar, sisa-sisa itu tidak mungkin kita biarkan begitu saja.

Biarkan ini menjadi kesalahan di masa lalu, kini kembali kita hias,” sambung Paijan.

Pulau Buntal Batam nyaris hilang akibat tambang pasir ilegal, kini nelayan akan menyulap menjadi pusat wisata kuliner
Pulau Buntal Batam nyaris hilang akibat tambang pasir ilegal, kini nelayan akan menyulap menjadi pusat wisata kuliner (TRIBUNBATAM)

Pantauan TRIBUNBATAM.id, di lokasi, lahan sisa dari Pulau Buntal memang terlihat membentuk seperti gugusan pulau-pulau kecil yang berjumlah sebanyak empat pulau.

Halaman
1234
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved