Bos BCA Tak Minat Pindahkan Kantor Pusat ke Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Pemerintah telah menetapkan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru Indonesia.

Bos BCA Tak Minat Pindahkan Kantor Pusat ke Ibu Kota Baru, Ini Alasannya
KOMPAS.com
Layanan BCA 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah telah menetapkan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru Indonesia.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo menyatakan pusat bisnis dan keuangan nasional akan tetap berada di Jakarta.

Hal ini pula yang membuat Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk ( KOMPAS100: BBCA) Jahja Setiatmadja tak berminat memindahkan kantor pusat perseroan ke ibu kota baru tersebut.

“Tidak ada rencana dari kami, karena bisnis utama kami menyasar swasta bukan ke pemerintahan. Jadi kantor pusat akan tetap berada di Jakarta,” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (27/8/2019).

Alasan lain yang disebutkan Jahja, karena perseroan di Kalimantan Timur sejatinya masih minim. Meskipun ia tak merincinya.

Tampil Dengan Layar Lebar Tanpa Bezel, Ini Teaser Vivo NEX 3

Begini Tips Aman Bertransaksi Digital Ala Traveloka

Redmi dan Realme Bersaing Luncurkan Hape Terbaru, Realme XT vs Redmi Note 8 Pro, Ini Penampakannya

Jual Rumah Rp 32 Miliar, Begini Tampilan Rumah Baru Muzdalifah Sekarang, Jauh Lebih Kecil

 

Dari catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kalimantan timur sejatinya memiliki potensi industri perbankan yang mumpuni. Bahkan, Kalimantan Timur paling unggul dibandingkan provinsi lain di Kalimantan.

Terutama terkait kegiatan penghimpunan dana pihak ketiga, Kalimantan Timur berada di posisi delapan besar berada di bawah enam provinsi di Jawa, dan satu provinsi di Sumatera yaitu Sumatera Utara.

Pada Juni 2019, Industri perbankan di Kalimantan Timur berhasil menghimpun total DPK senilai Rp 106,60 triliun. Capaian tersebut tumbuh 15,96 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan Juni 2018 sebesar Rp 91,93 triliun.

Sementara penyaluran kreditnya tumbuh 4,07 persen (yoy) dari Rp 70,61 triliun pada Juni 2018 menjadi Rp 73,48 triliun pada Juni 2019.

Sayangnya, industri perbankan tanah air nampaknya memang kurang menggelar ekspansi di Kalimantan Timur. Ini terlihat dari jumlah kantor cabang bank di Kalimantan Timur yang stagnan berjumlah 114 kantor sejak 2015 hingga saat ini. (Anggar Septiadi)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved