BP Batam Menuju Kekuatan Kelembagaan, Kewenangan Investasi dan Ekspor

Kendala utama yang selalu dikeluhkan pelaku usaha adalah terlalu banyaknya perizinan serta persyaratan berlebihan sehingga menyulitkan pebisnis.

BP Batam Menuju Kekuatan Kelembagaan, Kewenangan Investasi dan Ekspor
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady di acara peresmian Klinik Berusaha 

TRIBUNBATAM.id, TRIBUN - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar evaluasi kinerja yang membahas arah dan tujuan BP Batam dalam menuju kekuatan kelembagaan dan kewenangan untuk investasi dan ekspor.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady, mengatakan mekanisme evaluasi dilakukan untuk menilai kinerja penyelenggaraan BP Batam selama 7 bulan terakhir.

“Hal-hal yang telah kita lakukan selama 7 bulan kita sebut dengan milestone, artinya capaian yang telah kita lakukan dari awal tahun 2019 hingga sekarang,” Ujar Edy.

Dalam upaya meningkatan investasi, BP Batam mengandalkan pelayanan frontliner.

Untuk saat ini, BP Batam memiliki 3 unit frontliner yakni Klinik berusaha untuk mempermudah penyelesaian masalah berusaha, OSS (Online Single Submission) untuk mempermudah perizinan investasi, dan Garda sebagai pengawal investasi.

“Kita mencontoh standar SQ, dimana ketika pegawai memakai seragam, maka mereka menjadi ramah. Klinik berusaha kita yang terdiri dari Front Liner dan Satgas Pengawalan telah siap memberikan konsultasi,” sambungnya.

Klinik berusaha

Secara kelembagaan, Klinik Berusaha memberikan konsultasi serta membantu penyelesaian masalah untuk masyarakat Batam terkait harga tanah untuk investasi, tumpang tindih masalah isu tanah, kemudian hal-hal lainnya terkait imigrasi, fiskal, tenaga kerja, dan Lembaga seperti ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

Peluncuran Klinik Berusaha ini merupakan bagian dari tugas untuk melaksanakan pengawalan dan pengembangan investasi di Batam. Pembentukan klinik ini juga amanah dan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

"Tugas utama klinik ini membantu tugas Satgas (satuan tugas) Kemudahan Berusaha, baik di level nasional maupun daerah. Tujuannya untuk memfasilitasi percepatan penyelesaian permasalahan pelaksanaan berusaha, baik masih dalam tahap perizinan, pembangunan maupun operasional," kata Edy, dalam sambutan peluncuran Klinik Berusaha Februari 2019 silam.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved