Kapal Tenggelam di Perairan Karimun Akibat Cuaca Buruk, Ribuan Tabung Gas Ikut Tenggelam

KM Firstar yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019).

Kapal Tenggelam di Perairan Karimun Akibat Cuaca Buruk, Ribuan Tabung Gas Ikut Tenggelam
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
KM Firstar yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sebuah kapal yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019).

Kapak tersebut tenggelam karena cuaca yang buruk.

Dari informasi yang diperoleh, kapal bernama KM Firstar GT 32 berangkat dari Pertamina Tanjung Uban, Jumat (30/8/2019) sekira pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

KM Firstar membawa sebanyak 7.850 tabung gas 3 kilogram menuju Kecamatan Moro dan Tanjungbalai Karimun.

KM Firstar yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019).
KM Firstar yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019). (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)

3 TKI Ilegal Korban Kapal Tenggelam Masih Hilang, Satu Tekong Selamat Ditahan Polisi

Satu dari 4 TKI Hilang Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia di Bintan, Ini Identitasnya

Pencarian Dihentikan. Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba, Histeris Saat Tabur Bunga

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Akan Dihentikan Selasa Besok. Ini Alasannya

Sekitar pukul 18.00 WIB, nakhoda kapal, Muhammad Yusuf sempat labuh jangkar di Selat Nie Kecamatan Moro, karena ombak kuat.

Pada Sabtu pagi KM Firstar kembali melanjutkan pelayarannya.

Kapal Isap Produksi (KIP)-10 dengan tanda selar GT.503 No.410/EEd tenggelam di perairan barat daya Pulau Kenipan, Kundur, Kabupaten Karimun pada Sabtu (31/8/2019) pagi.
Kapal Isap Produksi (KIP)-10 dengan tanda selar GT.503 No.410/EEd tenggelam di perairan barat daya Pulau Kenipan, Kundur, Kabupaten Karimun pada Sabtu (31/8/2019) pagi. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Namun sampai di perairan Kepala Riau, Kecamatan Moro, kapal dihantam ombak yang menyebabkan mesin mati.

Kapal terbawa arus hingga kandas.

Air kemudian mulai masuk hingga menenggelamkan kapal berawak M Yusuf, Abdul Samad selaku Kepala Kamar Mesin (KKM) dan Anak Buah Kapal (ABK) Akmal.

Akibat peristiwa ini, hanya bagian atas kapal saja yang terlihat.

Sementara tabung-tabung gas mengapung di permukaan air.

Heboh Penangkapan Ikan Mas Raksasa Sebelum Kapal Tenggelam di Danau Toba, Postingan Ini Viral!

HP ANDROID 2019 - Bocoran Desain Sony Xperia 2, Punya Tiga Kamera

KM Berkat Anugerah Karam di Perairan Lingga, Ini Dugaan Penyebab Kapal Tenggelam!

Terombang-ambing di Laut! Begini Proses Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Lingga

Anggota Pos Angkatan Laut (Posal) Moro dari Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK), yang mendapatkan informasi melakukan pertolongan dan mengavakuasi nakhoda dan tiga ABK kapal.

Turut melakukan evakuasi Polisi Air Kepolisian Daerah (Polda) Kepri, pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Moro dan masyarakat.

KM Firstar yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019).
KM Firstar yang mengangkut ribuan tabung gas tenggelan di perairan Karimun, Provini Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (31/8/2019). (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)

"Anggota Posal Moro ikut melaksanakan evakuasi muatan dan mengamankan kapal yang tenggelam," kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) TBK Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) Catur Yogiantoro, Minggu (1/9/2019). (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved