BATAM TERKINI

Polda Kepri Akan Tertibkan Knalpot Racing, Penjual dan Pengguna Knalpot Racing Ikut Ditindak

Polda Kepri akan menertibkan knalpot racing karena bising sehingga mengganggu ketertiban warga juga berpotensi menyebabkan polusi udara.

Polda Kepri Akan Tertibkan Knalpot Racing, Penjual dan Pengguna Knalpot Racing Ikut Ditindak
tribunbatam/rachtayahya
Suasana pemusnahan knalpot racing hasil sitaan Satlantas Karimun, Sabtu (15/10/2016) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM -  Polisi Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) akan segera menertibkan knalpot racing.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri Kombes Pol Roy Ardhya Candra mengatakan, kendaraan termasuk seluruh komponen harus sesuai ketentuan perundang-undangan.

Belum lama ini, Roy mengatakan, yang sering terjadi perombakan pada kendaraan adalah knalpot racing.

Knalpot racing selain bising sehingga mengganggu ketertiban warga juga berpotensi menyebabkan polusi udara. 

"Jadi nanti Polda Kepri petakan kareteristik jenis pelanggaran. Saya akan memerintahkan kepada satgas saya.  Salah satu sasaran adalah kelengkapan termasuk knalpot racing. Tetap kami tindak. Karena seusai aturan,  semua kendaraan harus sesuai standar yang sudah ditentukan," kata Roy.

Diketahui,  di Kota Batam dan enam kabupaten atau kota lainnya yang ada di Kepri pengguna knalpot racing semakin tinggi.

 Gara-gara Bising Knalpot Racing, Remaja di Anambas Terpaksa Bermalam Minggu di Kantor Polisi

 Gagal Nikmati Malam Minggu, 7 Pemuda Ini Berurusan dengan Polisi, Kedapatan Pakai Knalpot Racing

 Dipicu Raungan Knalpot Sepeda Motor, 56 Rumah dari Suatu Desa di Sulawesi Tenggara Dibakar Massa

Baik motor maupun mobil.

Tak kala, aksi mereka kerap mengusik warga karena suara yang begitu nyaring didengar.

Ditlantas Polda Kepri juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda)  masing-masing kabupaten/kota.

Karena menurut Roy,  penindakan tidak saja pada pengguna.

Namun penjual knalpot racing juga harus diberikan tindakan. 

"Selain razia Operasi Patuh Seligi 2019, ada aazia sustainable (berkelanjutan). Kami pasti mencari permasalahan kenapa masyarakat masih menggunakan knalpot racing,  di mana belinya,  kan itu nanti didata. Kami koordinasi dengan anggota untuk mendatangi toko tersebut. Diberikan peringatan dan rekomendasi kepada pemda. Agar izin usahanya dicabut," tegas Roy. (tribunbatam.id/leo halawa) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved