Saat IHSG Memerah, Saham Emiten Tambang Mineral ini Malah Bergairah (2/9)

Senin, hingga pukul 16:00 WIB, harga saham emiten tambang mineral TINS, ANTM, INCO, dan DKFT kompak menghijau.

Saat IHSG Memerah, Saham Emiten Tambang Mineral ini Malah Bergairah (2/9)
Imip
ILUSTRASI Pengolahan nikel di Indonesia Morowali Industrial Park. 

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM)

Kisah serupa dialami saham Antam (ANTM). Ketika bursa tutup warung menjelang petang, saham ANTM sedang berada di harga Rp 1.170 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 1.070), berarti harga saham ANTM naik 9,35%. Pada awal perdagangan, saham ANTM dibuka di atas harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 1.120 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 1.175 dan harga terendah Rp 1.115, saham ANTM ditutup naik Rp 100 dalam sehari.

Harga permintaan (bid) tertinggi ANTM ketika penutupan Rp 1.165 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 1.170 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham ANTM mencapai Rp 436,80 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 3.809.235 lot.

PT Vale Indonesia (INCO)

Saham tambang nikel Vale juga ditutup menghijau. Ketika bursa menutup hari perdagangan, saham INCO berada di harga Rp 3.970 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 3.530), berarti harga saham INCO naik 12,46%. Pada awal perdagangan, saham INCO dibuka di atas harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 3.800 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 4.320 dan harga terendah Rp 3.800, saham INCO ditutup naik Rp 440 dalam sehari.

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved