Jumat, 8 Mei 2026

Dosen Universitas Putera Batam Melaksanakan Pengabdian ke Masyarakat Pulau Akar Batam

Dosen bahasa inggris, teknik informasi dan manajemen universitas putera batam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di pulau Akar Batam

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/IST
Dosen bahasa inggris, teknik informasi dan manajemen universitas putera batam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Akar Batam –Kepulauan Riau 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menuju pariwisata yang maju di butuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja dan memperkenalkan tempat wisata yang dikunjungi.

Secara khusus, masyarakat sebaiknya memiliki kesiapan mental, keterampilan berbahasa inggris dan pengetahuan teknologi yang sedang berkembang saat ini.

Dalam kesempatan ini, Universitas Putera Batam (UPB) dan Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (KEMERISTEKDIKTI) telah mendukung pengabdian satu tahun ini, tahun 2019 dan dilaksanakan mulai pada tanggal, 05 Mei 2019 s.d 16 November 2019.

Kepala UPT Dishub Pemkab Karimun Ditangkap Polisi. Penangkapan Diduga Terkait Narkoba Jenis Sabu

Jokowi Akan Jual Lahan 30.000 Hektar di Kaltim, Akali Pembangunan Calon Ibu kota Baru

2 Kapolres Kepri Dimutasi, Mantan Kasat Reskrim Polresta Barelang Jadi Kapolres Karimun

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pendampingan edukasi bahasa inggris, digital technology dan pemasaran agar masyarakat Pulau Akar mendapat pengetahuan dan peningkatan keterampilan dalam berbicara bahasa inggris, promosi kegiatan wisata dan pemanfaatan media sosial menuju Pulau Akar yang maju dan sejahtera.

Fasaaro Hulu, S.S., M.Pd (dosen bahasa inggris) selaku ketua dan sekaligus pelaksana pengajaran bahasa inggris dan diharapkan bisa menjadi kampung wisata bahari dan semua peserta yang ikut serta dalam pengabdian diharapkan mampu berbahasa inggris kepada visitor asing, dapat menyampaikan salam dengan baik, informasi yang benar, memberi informasi arah jalan, menggambarkan objek wisata yang dikunjungi, menjelaskan keunikan yang dimiliki dan bisa menjadi guide keliling Pulau Akar.

Melalui bekal ilmu yang dimiliki, peserta mampu berkomunikasi dan menjawab keinginan turis dari luar negeri yang selama ini kurang terhubung karena terhalang dengan bahasa inggris.

Sebagai contoh saat ini di Pulau Akar telah dibangun satu unit homestay yang ditempati oleh warga negara singapura dekat pinggir pantai Pulau Akar dan bertetangga dengan warga.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari salah seorang guru, bahwa

“Warga negara Singapura yang tinggal di homestay tersebut mempunyai keinginan untuk membangun sebuah perpustakaan dan dimungkinkan usaha lain dibuka tetapi belum tercapai sampai saat ini oleh karena kami sebagai warga mungkin belum mampu berbahasa inggris dan tidak mengerti maksud beliau.

”Melalui pendampingan pelatihan bahasa inggris ini diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan pengunjung dari luar negeri dan mampu bekerja sama untuk membangun Pulau Akar.

Saut Pintubipar Saragih, S.K.om,. M.M.S.I (dosen teknik informasi) melatih peserta bagaimana cara menggunakan digital technology dan internet demi memperkenalkan Pulau Akar kepada pengguna media sosial yang saat ini menjadi kebutuhan utama untuk mendapatkan informasi secara cepat ditangan.

Pendampingan pelatihan penggunaan digital technology dan internet adalah dikhususkan pada pengeditan gambar, pengeditan video.

Selain itu, untuk mendorong peserta lebih aktif kedepan dalam memperkenalkan wisata pulau akar, Beliau telah membuat sebuah akun website pulau akar dengan nama, visitpulauakar.co.id. untuk mengelola website tersebut, peserta di ajarkan bagaimana cara untuk mengembangkan dan membuat tampilan semenarik mungkin, cepat dan tidak susah.

Sehingga masyarakat mampu menggunakanya sebagai media informasi kepada pengguna media sosial, melakukan update kegiatan sehari-hari, upload foto, video, media promosi objek wisata dan pertunjukkan unik yang ada di Pulau Akar.

Sri Afridola, S.E,. M.M (dosen manajemen) memberi edukasi kepada masyarakat dengan topik pemasaran.

Disampaikan bahwa peluang usaha sangat banyak untuk dilakukan di Pulau Akar. Termasuk penataan tempat wisata yang unik, tarif speed boat atau pancung keliling pulau akar, kuliner lokal untuk dapat membuat harga standar yang dibayar baik tiket masuk atau produk yang akan ditawarkan sehingga ada penghasilan yang diperoleh dari pengunjung.

Selain itu, keterampilan bahasa inggris yang dimiliki bisa promosi dan memungkinkan terjalinya hubungan yang kerjasama dengan orang Singapura dan apalagi dengan pemanfaatan media sosial menjadi sempurna.

Harus berani untuk maju, masyarakat dapat melakukan presentasi secara tatap muka dengan pengunjung atau online kepada pengguna media sosial di seluruh Indonesia secara khusus dan dunia internasional pada umumnya.

Ditambahkan oleh Arif, Ketua RT bahwa sampai saat ini pembangunan pariwisata di Pulau Akar masih belum ada.

Di sini belum dapat membuat standar harga tiket masuk ke tempat wisata di Pulau Akar.

Sedangkan tempat ini sangat dekat dengan jembatan satu Barelang tapi hanya sedikit yang mengetahuinya termasuk bapak dan ibu yang melaksanakan pengabdian dan mahasiswa yang PKL datang ke sini.

Dorahim selaku Wakasek SD Neg. 003 Bulang Pulau Akar, menyampaikan jikalau beberapa waktu yang lalu ada orang Singapura datang tapi kurang memahami tujuan mereka. Ditambahkan lagi bahwa kami pihak sekolah dan guru-guru sangat mendukung dan akan memfasilitasi kegiatan ini semampu kami dan kalau bisa berkelanjutan.

Dan diakhir kata, disampaikan rasa terimakasih atas kegiatan pengabdian ini karna sangat berdampak pada kemajuan Pulau Akar dimasa yang akan datang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved