BATAM TERKINI

VIRAL! Postingan Aksi Kejahatan Lempar Batu di Bukit Daeng Batam, Kasatreskrim: Itu Hoaks!

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan memastikan kabar yang beredar dan viral terkait aksi lempar batu di Bukit Daeng Batam hoaks.

VIRAL! Postingan Aksi Kejahatan Lempar Batu di Bukit Daeng Batam, Kasatreskrim: Itu Hoaks!
ist
Informasi Hoax resahkan waga Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Belakangan ini ramai beredar di media sosial terkait aksi kejahatan lempar batu ke arah mobil yang lewat di Batam.

Terakhir muncul postingan dengan akun milik Aditya Siregar di Wajah Batam yang mengatakan adanya kejahatan lempar batu di kawasan Bukit Daeng Batam langsung Viral.

Dalam postingan tersebut ia menceritakan dirinya baru menjadi korban kejahatan orang tak dikenal.

Bahkan dalam postingan tersebut ia melampirkan tiga foto, dua foto mobil yang kaca bagian depannya hancur dan foto orang yang kepalanya berdarah.

Cucuran darah tersebut mengalir dari kepala korban hingga ke dadanya.

Begini isi postingan pemilik akun Aditya Siregar.

"Selamat sore semuanya, harap waspada melewati bukit daeng terutama dari arah batam centre ke batu aji, tepatnya di depan pintu otorita batam atau depan pintu ATB, saudara saya dilempari batu oleh OTK saat melewati jalan itu pada tanggal 1 september 2019 Jam 14.00.. sodara saya tidak berani berhenti disitu jadi dia berhenti di turunan daeng pas depan tower, kebetulan ada bimbar merah mogok, judi ada sopir dan kernek, saudara saya meminta tolong ke merekauntuk nyetir mobil saudara sayaantar saudara saya ke rumah sakit EF, harap waspada untuk semuanya yang melintasi jalan itu, kalau ada kejadian yang sama kmarin2 blm lapor mari kita laporkan ke polisi. terimakasih"

Menanggapi masalah ini, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, anggotanya sudah melakukan pengecekan terhadap TKP.

Informasi Hoax resahkan waga Batam
Informasi Hoax resahkan waga Batam (ist)

Selain ke TKP Polisi juga sudah mendatangi Rumah Sakit yang disebut dalam unggahan milik Aditya Siregar.

"Kami sudah membaca itu, dan sudah kita selidiki juga. Dari data TKP tidak ada, di rumah sakit juga tidak ada korban yang berobat, itu Hoax," sebut Andri Kurniawan, Senin (2/9/2019) malam.

Menurut Andi jika ada kejadian seperti ini, seharunya korban membuat laporan kepada polisi.

Bukan malah membuat laporan ke media sosial dan menjadi viral.

"Beritanya sudah kemana-mana. Dan saya pastikan itu Hoax, anggota sudah mengecek semuannya," sebutnya.

Terakhir Andri meminta kepada Masyarakat Kota Batam untuk cerdas bermain Media Soaial.

Sebab dengan adanya postingan ini bisa mengganggu kota Batam sebagai Kota Wisata. (Tribunbatam.id/Setiawan_koe)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved