HUMAN INTEREST

Ingin Menikmati Semilir Angin, Bule Jerman Pilih Keliling Pulau Jemaja Naik Tossa

Dua bule asal Jerman yang sedang berwisata ke Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas memilih naik tossa saat berkeliling pulau Jemaja.

Ingin Menikmati Semilir Angin, Bule Jerman Pilih Keliling Pulau Jemaja Naik Tossa
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Wisatawan mancanegara asal Jerman menggunakan akses internet gratis di Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Mereka memilih menggunakan tossa untuk pindah dari satu penginapan ke penginapan yang lain. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Bagi warga Anambas, Provinsi Kepri, Tossa, kendaraan roda tiga yang digunakan untuk mengangkut barang mungkin sudah biasa dilihat. 

Kendaraan yang biasa digunakan oleh kuli angkut ini, bisa ditemukan melintas di Pelabuhan Tarempa, Kecamatan Siantan.

Atau di toko milik warga yang membuka usaha. Namun apa jadinya bila ‎wisatawan asing kepincut dengan kendaraan roda tiga ini.

Ya, wisatawan asal Jerman, Piter begitu tertarik dengan kendaraan yang lazim digunakan warga.

Bersama rekannya, ia pun memilih menggunakan tosa untuk berkeliling Pulau Jemaja.

Pilihan Piter ini pun, sontak saja mengundang reaksi warga. Banyak dari mereka yang tersenyum dengan ulah pria berusia 35 tahunan ini. Namun seakan ia tidak peduli.

"Iya, mereka melihat tossa itu unik. Mereka sangat menyukai ketika duduk di belakang sambil menikmati semilir angin," ujar pemandu wisata Anambas di Pulau Jemaja, Gusdi Munandar melalui sambungan Whats App Rabu (4/9/2019).

Buaya Sepanjang 2,5 Meter Ditemukan di Anambas. Delapan Jam Tim Gabungan Baru Bisa Evakuasi

Selain unik, kendaraan roda tiga ini dipilih turis backpacker itu agar lebih mudah dalam mengambil gambar.

Gusdi mengatakan kalau sebelumnya mereka menggunakan sepeda motor untuk mempermudah akses selama di Jemaja.

Tosa ini juga yang mengantarkan mereka memperoleh layanan wifi gratis yang tersedia pada sejumlah titik di sana.

Tujuannya, mempromosikan wisata Anambas ke teman-temannya.

Perangkat internet program Kementrian Komunikasi dan Informatika memang sudah masuk ke sejumlah bangunan milik pemerintah di sana.

"Mereka lebih kurang sudah 6 hari berada di Jemaja," ungkapnya. Minat wisatawan khususnya mancanegara untuk datang ke Anambas menurutnya cukup tinggi. Sayangnya, beberapa hal mendasar harus dibenahi bersama. Mulai urusan kebersihan, sampai kebutuhan dasar seperti air bersih termasuk akses internet yang memadai di sekitar spot wisata.

"Mereka yang datang sangat prihatin soal sampah plastik. Mungkin ini yang harus jadi perhatian bersama. Sangat disayangkan dengan alam yang begitu indah seperti ini, namun tidak dimanfaatkan dengan baik," ujarnya lagi. (tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved