BATAM TERKINI

Pasar Induk Jodoh Batam Ditertibkan Akhir September 2019, Cek Jadwalnya di Sini

Setelah sebelumnya gagal ditertibkan, Satpol PP Batam bakal menertibkan pedagang di Pasar Induk Jodoh, Nagoya, Batam akhir September.

Pasar Induk Jodoh Batam Ditertibkan Akhir September 2019, Cek Jadwalnya di Sini
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Wali Kota Batam meninjau Pasar Induk Jodoh, Senin (30/7/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Setelah sebelumnya gagal ditertibkan, Satpol PP Batam bakal menertibkan pedagang di Pasar Induk Jodoh, Nagoya, Batam akhir September.

Penertiban itu dijadwalkan akan dilakukan Kamis 26 September 2019 yang akan datang.

Penertiban pedagang dilaksanakan agar pemerintah Kota Batam bisa melakukan penataan pasar Induk Jodoh.

Sekretaris Satpol PP Kota Batam, Pridkalter mengatakan, saat ini Satpol PP Kota Batam sudah memberikan surat perintah pembongkaran kepada pemilik kios yang ada di sekitar Pasar Jodoh.

"Jadi lokasi tersebut tinggal penertiban saja," kata Pridkalter.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pasar Induk Jodoh akan segera direlokasi oleh Pemerintah Kota Batam.

Sebelumnya diberitakan, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan, Pemko Batam akan menertibkan pasar Induk Jodoh.

Pasar Induk Jodoh Akan Dibongkar, Pedagang Disana Mengaku Belum Tahu

Dalam penuturannya, Rudi menjelaskan, proses revitalisasi pasar tersebut akan dilanjutkan setelah sempat tertunda akibat pemilu serentak yang diselenggarakan, beberapa waktu lalu.

"Sekarang Pemilu sudah usai, jadi sedang didudukkan oleh Pak Yusfa terkait pemindahan itu. Segera diadakan rapat koordinasi," tegasnya.

Rudi juga menambahkan dirinya sudah memerintahkan Asisten I Pemko Batam untuk segera mengatur jadwal rapat mengenai pembahasan relokasi tersebut.

"Saya maunya secepat mungkin. Cuma itu nantinya akan diatur oleh Asisten I," terangnya.

Sedangkan terkait pendanaan untuk revitalisasi pasar induk jodoh yang dilakukan. Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam sudah mendapat dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan.

"Berapa pun yang kita mau dikasih. Tapi karena pedagang belum pindah makanya belum dimulai tahapannya. Perlahan-lah," jelasnya lagi.

Selain itu, Rudi juga memaparkan keinginannya untuk membangun sebuah taman sekitaran lokasi yang dimaksud.

"Kan bagus jika dibangun taman yang menghadap ke laut. Dengan begitu akan menjadi salah satu destinasi wisata. Sore pun bisa duduk disana, lihat pemandangan yang indah," kata Rudi. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved