Indeks Kemerdekaan Pers di 6 Daerah di Provinsi Kepri Membaik 0,26

Indeks Kemerdekaan Pers di 6 Daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Membaik 0,26.

Indeks Kemerdekaan Pers di 6 Daerah di Provinsi Kepri Membaik 0,26
TRIBUNBATAM.id/Thamzil Thahir
Diskusi terfokus (FGD) Dewan Pers bersama 12 pemangku kebijakan pers (penerbitan media massa, pemerintah, dan organisasi media) di Hotel Sahid Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (5/9/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Indeks Kemerdekaan Pers di 6 kabupaten/kota Provinsi Kepulauan Riau tahun 2019 relatif membaik dan naik 0,26 dibanding tiga tahun terakhir, 2016, 2017, dan 2018.

Indeks ini merujuk 65 item pertanyaan dari 20 indeks yang disurvei Juli dan Agustus 2019 lalu.

"Secara umum membaik, catatan khusus adalah masih adanya kendala mempraktikkan jurnalisme ideal dan belum adanya perangkat aturan yang mengakomodir audiens penyandang disabilitas," ujar anggota Dewan Pers Hendry CH Bangun, saat membuka Forum Group Discussion (FGD).

Pers Council Holds FGD Kemerdekaan Kepri 2019

Ketua PWI Minta Media Massa Menahan Diri Dalam Pemberitaan Sensasional Hasil Pilpres 2019

Ini terungkap pada diskusi terfokus (FGD) Dewan Pers bersama 12 pemangku kebijakan pers (penerbitan media massa, pemerintah, dan organisasi media) di Hotel Sahid Batam Center, Kota Batam, Kepri.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan lebih dari 35 orang pemimpin redaksi media massa, berasal dari media online, koran, televisi, dan radio di Istana Negara, Selasa (3/8/2019) siang.
Presiden Joko Widodo bertemu dengan lebih dari 35 orang pemimpin redaksi media massa, berasal dari media online, koran, televisi, dan radio di Istana Negara, Selasa (3/8/2019) siang. (HO/Biro Pers Kepresidenan)

FGD dihadiri dua anggota Dewan Pers Hendry CH Bangun dan Arif Zulkifli, dan dipandu M Hilmy dari MUC Consulting and Research Group.

Dari peserta antara lain; Henky Mohari Ketua KPID Kepri, Lagat Parroha Patar Siandari Ombdusman Batam, Elvi Arianti, wakil pemerintah dan 7 pimpinan media massa di Batam.

Di forum ini terungkap, pemerintah media dan masyarakat di Kepri belum menyediakan perangkat regulasi yang mendukung praktik jurnalisme ideal.

Hakim PTUN Tanjungpinang Protes Berita di Media Massa saat Sidang Baru Dimulai

Tersangka Ujar Kebencian Ditemukan Dengan Korban, Ami Minta Maaf Dihadapan Media Massa

Dibanding tiga tahun sebelumnya, 2016, 2017, 2018, indeks kemerdekaan pers relatif membaik.

"Ada kenaikan 0,26 %, menjadi 76,8 % dibanding tahun lalu," ujar Hendry CH Bangun.

Skala indeks antara skala lima; 90 - 100 : sangat baik, 70- 89 Baik, 56-69 sedang, 31-55 buruk dan 0-30 sangat buruk.

ilustrasi media massa di Vietnam
ilustrasi media massa di Vietnam (blogimg)

Indeks ini merujuk dari 65 item pertanyaan dari 20 indeks dari tiga segmen; politik, ekonomi, dan sosial budaya.

20 Indikator itu antara lain, peningkatan kapabilitas teknis dan etis jurnalistik, aksesibilitas dan kebebesan berserikat dan berorganisasi, kapabilitas lembaga perusahaan media, dan intervensi lembaga dan aparatur negara, serta keberpihakan sosial dan budaya. (TRIBUNBATAM.id/Thamzil Thahir)

Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved