MOTOGP
MotoGP Misano - Ada yang Baru pada Motor Valentino Rossi dan Maverick Vinales, Demi Kejar Target
Meskipun belum naik podium, Valentino Rossi sudah menunjukkan perkembangan luar biasa yAMAHA di MotoGP 2019 ini. Ada alat baru di MotoGP Misano
TRIBUNBATAM.ID - Meskipun belum naik podium, Valentino Rossi sudah menunjukkan perkembangan luar biasa di MotoGP 2019 ini, setelah berkutat dengan berbagaia masalah dengan M1 selama dua tahun terakhir.
Bahkan, secara keseluruhan Yamaha boleh bangga dengan hasil MotoGP Inggris, pekan lalu. Tiga pebalap mereka masuk dalam lima besar, yakni Maverick Vinales (3), Valentino Rossi (4) dan Franco Morbidelli (5).
Tetapi tentu saja hal itu belum cukup bagi Yamaha karena hingga saat ini mereka masih tertinggal dibanding Honda dan Ducati, bahkan juga Suzuki yang tiba-tiba menjadi ancaman serius.
Bukan hanya kemenangan dramatis Alex Rins menyereobot gelar Marc Marquez di garis finis, tetapi secara keseluruhan, Suzuki memang sudah memperlihatkan tanda-tanda bahwa mereka lebih cepat dari Honda, terutama saat memasuki tikungan.
Trend ini memang memberi harapan bagi Yamaha untuk kembali ke jalur juara setelah empat tahun tak menyentuhnya, meskipun bukan tahun ini.
Pemimpin proyek MotoGP Yamaha Takahiro Sumi mengatakan, perubahan yang dilakukan terhadap Yamaha pada MotoGP 2019 --setelah terseok-seok selama dua musim-- adalah pada cara berpikir.
"Sejak terjadinya perubahan ban dan pergantian sistem eslektronik, ada 20 masalah yang kami hadapi. Tetapi kami memulainya bukan dari sisi teknis, tetapi pada cara berpikir dan bekerja tim," kata Takahiro Sumi seperti dilansir TribunBatam.id dari Speed Week.
Ia yakin bahwa perubahan itu akan memberi peran besar untuk pengembangan M1 2020 nanti dan sebagian pengembangan itu bahkan akan mulai diterapkan pada MotoGP Misano pada pertengahan September ini.
Berbagai bagian M1 ini sudah digunakan pada uji coba Misano pekan lalu.
Direktur tim Yamaha Massimo Meregalli mengatakan bahwa semua bagian M1 baru yang diuji di Misano juga "disetujui" oleh Valentino Rossi dan Maverick Vinales dan kemungkinan besar akan digunakan pada balapan berikutnya.
Bersamaan dengan pembaruan mesin 2020 yang diharapkan, Yamaha membawa sederetan potongan baru yang mengejutkan ke San Marino.
Pertama adalah swingarm serat karbon yang dibawa dari pabrika Iwata yang belum pernah digunakan sebelumnya.
Kedua adalah aero baru di bagian atas roda depan dan knalpot baru yang mirip dengan sistem ganda Suzuki yang diberi nama akrapovic.
"Selama dua hari, Vale (Valentino Rossi) dan Maverick (Vinales|) mencoba spesifikasi mesin 2020 yang baru, swingarm serat karbon baru, knalpot akrapovič baru, dan kami juga mengerjakan aerobody," kata Meregalli seperti dilansir Crash.net
"Semua bagian itu telah disetujui oleh pengendara kami dan kemungkinan besar akan digunakan pada balapan berikutnya."
Baik Rossi maupun Vinales berada di antara pembalap yang paling sukses membawa lompatan waktu putaran pada uji coba di Misano setelah menggunakan alat baru itu.
Di hari terakhir uji coba, Rossi melompat dari urutan 13 ke urutan keempat, sementara Vinales dari 17 ke posisi enam.
Lebih hebat lagi dua pebalap muda mereka di tim sdatelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo menjadi yang tercepat sementara Morbidelli di posisi ketiga.
Itu berarti semua penunggang M1 berada di enam besar dan diharapkan bisa memuaskan adrenalin penonton yang sudah rindu meli9hat Yamaha bersaing di barisan depan hingga garis finis.
Hasil itu sangat menggembirakan, terutama sekali karena Yamaha sudah bisa memperbaiki cengkeraman ban yang sering membuat stres pembalap Yamaha, ditambah balapan Misano tahun lalu yang sulit.
"Kami mengalami beberapa masalah cengkeraman selama balapan di sini, jadi itu adalah salah satu target kami untuk tes ini," Meregalli menegaskan.
"Kami fokus memaksimalkan kecepatan balapan sambil mempersiapkan putaran berikutnya. Kami akan mengumpulkan semua data untuk membuat langkah lebih lanjut dan menantikan balapan di sini, di Misano, dalam waktu dua minggu. ”
Rossi juga gembira menyambut perubahan di motornya dan mengatakan bahwa kinerja tim sudah ke arah yang benar.
"Pertama kami menguji prototipe sepeda 2020, tetapi setelah itu kami lebih fokus pada beberapa hal baru yang juga dapat kami gunakan di bagian terakhir musim ini," kata Rossi. "Tes keseluruhan tidak terlalu buruk karena kami meningkatkan cengkeraman belakang, akselerasi, dan saya merasa baik, dan kami kompetitif."
Ditanya tentang penutup roda depan yang baru, The Doctor mengklaim dia tidak tahu untuk apa itu tetapi ia mengatakan "terlihat sangat indah, jadi kita harus menyimpannya!"
Vinales yang kini telah mengambil alih klasemen dari Rossi di peringkat kelima mengaku mengalami perkembangan positif dalam dua hari uji coba.
“Kami berusaha bekerja untuk balapan. Kami bekerja sepanjang waktu untuk set-up, terutama untuk mencoba meningkatkan kecepatan di lap pertama perlombaan," katanya.
"Saya cukup senang dan senang dengan tes ini. Kami meningkat dalam kondisi cuaca yang lebih panas," katanya.
Balapan di MotoGP Misano yang akan diadakan pada 13-15 September nanti tentu akan menjawab optimisme Yamaha.
Setidaknya, setelah selama bertahun-tahun Valentino Rossi dan Maverick Vinales mengeluh tentang berbagai aspek M1 yang membuat Takahiro Sumi mengubah cara kerja tim, baik yang di paddock maupun di pabrik mereka di Jepang.
Yamaha memenangkan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP 2015 melalui Jorge Lorenzo terakhir kali.
Sejak itu, bintang Honda Marc Marquez menjadi garang dan melibas tiga gelar berikutnya dan tahun ini juga diperkirakan akan meraih gelar keempatnya dan enam gelar secara keseluruhan.
Meskipun dalam dua balapan terakhir ia dipermalukan oleh Andrea Dovizioso dan Alex Rins di ujung balapan, namun Marquez masih sulit digeser pebalap manapun di barisan depan.
Valentino Rossi belum pernah memenangi balapan selama lebih dari dua tahun ini harus menjawab pertanyaan besar dari kursi penonton, apakah usia 40 membuat ia harus mulai menepi dari persaingan?
Maverick Vinales sedikit lebih baik dengan kemenangannya di Assen. Tetapi di klasemen keseluruhan, Vinales dan Rossi hanya di tempat ke-5 dan ke-6 setelah 12 seri dari 19 balapan.
Mereka terpaut jauh dari Marquez yang sudah mengkoleksi 250 poin dengan defisit lebih separuhnya, Vinale 118 (-132) dan Rossi 116 (-134).
Jadwal MotoGP Misano 2019:
Free Practice: Jumat-Sabtu (13-4/9/2019).
Kualifikasi: Sabtu (14/9), pukul 19.00 WIB.
Balapan: Minggu (15/9/2019), pukul 19.00 WIB.
KLASEMEN MOTOGP 2019 (12/19):
1 Marc Marquez Repsol Honda 250
2 Andrea Dovizioso Mission Winnow Ducati 172
3 Alex Rins Suzuki Ecstar 149
4 Danilo Petrucci Mission Winnow Ducati 145
5 Maverick Vinales Monster Yamaha 118
6 Valentino Rossi Monster Yamaha 116
7 Jack Miller Pramac Ducati 94
8 Fabio Quartararo Petronas Yamaha SRT 92
9 Cal Crutchlow LCR Honda 88
10 Franco Morbidelli Petronas Yamaha SRT 69
11 Pol Espargaro Red Bull KTM 68
12 Takaaki Nakagami LCR Honda 62
13 Joan Mir Suzuki Ecstar 39
14 Aleix Espargaro Aprilia 33
15 Francesco Bagnaia Pramac Ducati 29
16 Andrea Iannone Aprilia 27
17 Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 26
18 Johann Zarco Red Bull KTM 22
19 Jorge Lorenzo Repsol Honda 21
20 Stefan Bradl Team HRC 16
21 Tito Rabat Avintia Ducati 14
22 Michele Pirro Mission Winnow Ducati 9
23 Sylvain Guintoli Suzuki Ecstar 7
24 Hafizh Syahrin Red Bull KTM Tech3 6
25 Karel Abraham Avintia Ducati 5
26 Bradley Smith Aprilia 0
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/04092019-valentino-rossi.jpg)