NEWS

Pasal 470 Ayat 1 dalam RKUHP , Berpotensi Kriminalisasi Korban Perkosaan

Pasal 470 ayat (1), Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana RKUHP berpotensi mengkriminalisasi korban perkosaan

Pasal 470 Ayat 1 dalam RKUHP , Berpotensi Kriminalisasi Korban Perkosaan
kompascom
ilustrasi 

TRIBUN BATAM.ID- Pasal 470 ayat (1), Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana RKUHP berpotensi mengkriminalisasi korban perkosaan.

Hal ini diungkapkan oleh  Peneliti Institute for Criminal and Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu .

Didalam Pasal 470 mengatur, setiap perempuan yang menggugurkan atau mematikan kandungannya atau meminta orang lain menggugurkan atau mematikan kandungan tersebut dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.

Namun, RKUHP tidak mengecualikan bila aborsi dilakukan karena indikasi kedaruratan medis atau terhadap korban perkosaan.

Eiichiro Oda Ungkap Kapan One Piece Tamat, Bagaimana Endingnya?

"Logikanya aparat penegak hukum selalu korban perkosaan itu kalau sudah ada dulu statusnya, sudah ada dulu pidananya baru dia dapat dikatakan korban," ujar Erasmus saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/8/2019).

"Sedangkan kasus-kasus yang kita temukan di lapangan itu korban malah jadi pelaku aborsi padahal dia korban perkosaan," kata dia.

Di sisi lain, pasal aborsi dalam RKUHP bertentengan dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Dian Sastro hingga Zara JKT 48, Ini Dia Deretan Jagoan Cantik Bumi Langit, Marvel Versi Indonesia?

Dalam Pasal 75 UU Kesehatan, larangan aborsi dapat dikecualikan berdasarkan kedaruratan medis dan terhadap kehamilan akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan.

"Pasal aborsi bertentangan dengan pasal 75 UU Kesehatan dan Fatwa MUI No 4 tahun 2005," kata Erasmus.

"Kasus BL di Jakarta dan WA di Jambi di mana korban perkosaan yang melakukan aborsi kemudian dikriminalisasi akan terus terjadi," tutur dia.

"Logikanya aparat penegak hukum selalu korban perkosaan itu kalau sudah ada dulu statusnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasal Aborsi dalam RKUHP Dinilai Berpotensi Ancam Korban Perkosaan " https://nasional.kompas.com/read/2019/08/29/19521661/pasal-aborsi-dalam-rkuhp-dinilai-berpotensi-ancam-korban-perkosaan

Editor: Hanifa yusliha rohmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved