BATAM TERKINI

Ranperda Pelestarian Kampung Tua Belum Bisa Disahkan, Ternyata Ini Sebabnya!

Salah satu pekerjaan anggota DPRD Kota Batam Periode 2014-2019 yang belum selesai adalah Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua di Kota Batam.

Ranperda Pelestarian Kampung Tua Belum Bisa Disahkan, Ternyata Ini Sebabnya!
tribunbatam.id/Dipa Nusantara
Ruslan Ali Wasyim, anggota DPRD Batam dan ketua DPD II Partai Golkar Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Salah satu pekerjaan anggota DPRD Kota Batam Periode 2014-2019 yang belum selesai adalah Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua di Kota Batam.

Ketua Panitia Khusus (Pansus), Ruslan Ali Wasyim mengatakan pihaknya memang minta perpanjangan waktu.

Hal ini dikarenakan Perda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua ini harus selaras dengan penyusunan Kampung Tua pemerintah pusat.

Seperti penetapan titik, perluasan, kemudian dimasukkan dalan perda tersebut.

DPRD berharap setiap Kampung Tua nantinya memiliki ciri khas masing-masing.

Seperti Kampung Tua Nongsa Pantai bisa dijadikan salah satu tempat wisata pantai, Kampung Tua Melayu sebagai tempat budaya, Kampung Tua Tanjung Uma multi kuliner, dan lain sebaginya.

"Perda ini kita harapkan mampu menjaga eksistensi Kampung Tua itu sendiri," ujar Ruslan kepada Tribun, Kamis (5/9/2019).

Soal Legalitas Kampung Tua di Batam, Yusfa Ungkap Mana Saja Wilayah Segera Miliki Sertifikat

Ruslan melanjutkan kampung tua di Batam harus berkembang.

Sehingga ekonomi kerakyatan bisa tumbuh. Sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Batam.

"Jadi tak bisa tergesa-gesa kita mengesahkannya. Karena perda ini payung keberlangsungan," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved