Pilot Tak Ada, Seorang Penumpang Tawarkan Diri Terbangkan Pesawat EasyJet dan Sukses
Seorang penumpang EasyJet yang hendak berlibur ke Alicante, Spanyol, menawarkan diri untuk menerbangkan pesawat setelah tidak ada pilot.
TRIBUNBATAM.ID, MANCHESTER - Maskapai penerbangan Inggris EasyJet membuat heboh.
Seorang penumpang EasyJet yang hendak berlibur ke Alicante, Spanyol, menawarkan diri untuk menerbangkan pesawat setelah tidak ada pilot.
Michael Bradley, penumpang itu, tengah menunggu bersama istri dan anaknya di Bandara Internasional Manchester, Inggris, pada Minggu pekan lalu waktu setempat (1/9/2019).
Saat itu, dia mendengar penerbangan EasyJet yang ditumpanginya mengalami keterlambatan dan penundaan karena tak ada pilot di dalamnya.
• KEJUTAN LAGI! Pasangan Fadia/Ribka Taklukkan Unggulan Kedua asal Korea
• Pemain Baru Persib Bandung Kevin Van Kippersluis Akan Persembahkan Gol Perdananya Untuk Bobotoh
• Hasil Lengkap & Klasemen Liga 2 2019 Jumat (6/9), Tekuk Persis Solo, Persik Kediri Geser PSIM
Seperti dikutip Kompas.com dari London Evening Standard, Kamis (5/9/2019), Bradley yang juga merupakan pilot EasyJet menelepon kantornya, dan menawarkan diri untuk menerbangkan pesawat.
Rekaman yang diunggah oleh salah satu akun Facebook Michelle Hannah Potts memperlihatkan ketika Bradley berdiri dan kemudian menjelaskannya kepada penumpang.
Bradley mengatakan, dia segera menelepon kantornya dan menuturkan tengah berada di gerbang keberangkatan setelah mengetahui pesawatnya tak juga berangkat.
"Saya membawa lisensi saya, saya membawa identitas saya dan saya ingin berlibur. Jadi jika kalian butuh bantuan, saya siap," ujar Bradley menirukan percakapan di telepon.
Bradley melanjutkan, manajemen menjawab, mereka akan segera menghubunginya kembali.
Tidak sampai satu menit, mereka pun menghubungi Bradley dan meminta bantuannya.
"Saya berkata 'jadi, jika kalian tidak masalah dengan penampilan pilot seperti ini, kita akan menuju Alicante'," kata Bradley yang disambut tepuk tangan penumpang.
Potts memuji aksi Bradley dengan mengatakan, jika tidak Bradley yang menawarkan diri menerbangkan pesawat, maka mereka bisa saja terkatung-katung lebih lama.
Juru bicara EasyJet menyatakan bahwa penerbangan itu mengalami penundaan karena masalah pada lalulintas di Perancis sehingga kedua pilotnya sulit menjangkau bandara.
EasyJet mengapresiasi inisiatif Bradley yang mengorbankan waktu liburnya demi penumpang.
Manajemen menjelaskan Bradley diizinkan terbang karena selain mempunyai lisensi resmi dan pegawai mereka, dia juga sudah beristirahat cukup setelah libur empat hari.
"Kami sangat bersyukur karena salah satu pilot kami kebetulan sedang berlibur bersama keluarganya dari Manchester ke Alicante dan menawarkan diri bekerja," ujar juru bicara itu.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidak Ada Pilot, Seorang Penumpang Terbangkan Pesawat EasyJet"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06092019-easyjet.jpg)