Anggota DPRD Tegal Ramai-Ramai Gadaikan SK, Sekali Pinjam Bisa Rp 500 Juta Hingga Rp 1 Miliar

Anggota dewan beranggapan dengan dititipkannya SK anggota dewan ke bank akan terjamin keamanannya

Anggota DPRD Tegal Ramai-Ramai Gadaikan SK, Sekali Pinjam Bisa Rp 500 Juta Hingga Rp 1 Miliar
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Anggota DPRD Kabupaten Tegal masa bakti 2019-2024 sedang mengikuti proses pelantikan. 

TRIBUNBATAM.id - Kabar banyaknya Surat Keputusan (SK) Anggota DPRD Kabupaten Tegal periode 2019-2024 digadaikan ke bank milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah ramai dibicarakan.

Nilai gadainya surat keputusan itu sangat fantastis, bisa mengajukan pinjaman mencapai Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar.

Anggota Dewan, Munif membenarkan bahwa rumor digadaikannya SK tersebut tidak salah.

Dia mengaku memang banyak teman-teman anggota DPRD yang "menyekolahkan" atau menggadaikan SK-nya ke salah satu bank milik pemerintah.

Anggota dewan beranggapan dengan dititipkannya SK anggota dewan ke bank akan terjamin keamanannya.

"Kalau di simpan di rumah, dikhawatirkan SK tersebut akan hilang atau lupa disimpan di mana.

Benda Mirip Peluru Nyasar Kenai Dada Marlina, Polisi Menduga Bukan Peluru Tapi Serpihan Pesawat

Mencari Lokasi KKN Desa Penari, Anak Indigo Frislly Ungkap Roh Ayu & Bima Hingga Kini Masih di Sana

Jika dititipkan ke bank, kita tidak usah khawatir SK itu akan hilang.

Karena disimpan di dalam brangkas, sehingga keamanannya terjamin," kata Munif kepada Tribunjateng.com, Sabtu (7/9/2019).

Menurut dia, persoalan lamanya SK "disekolahkan" tergantung pribadi masing-masing anggota dewan sebab, plafon yang ditawarkan mencapai Rp 1 Miliar.

Tapi jika akan mengambil plafon paling kecil pun pihak bank tidak mempermasalahkannya.

"Tidak masalah kalau ada anggota dewan yang "menyekolahkan" SK ke bank, selain aman, juga nyaman. Dibanding disimpan di rumah, SK rawan hilang dan rusak. Tapi kalau di bank, SK bakal di simpan ke dalam brangkas dan dijaga oleh Satpam," tambahnya.

Anggota DPRD lainnya, Catur Dwi Zambika mengaku sempat ditawari juga untuk "menyekolahkan" SK ke salahsatu bank milik pemerintah.

Namun hingga saat ini, dirinya belum melakukannya karena di rumahnya sendiri ada brangkas untuk menyimpan surat-surat berharga seperti sertifikat.

"Tapi mungkin nanti, SK tersebut juga bisa menyusul "disekolahkan" ke bank milik pemerintah," ceritanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pengakuan Anggota Dewan di Kabupaten Tegal Soal Gadaikan SK ke Bank, Alasan hingga Nilai Gadai

Editor: Ucu Rahman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved