Sukiyat Blak-blakan Alasan Mobil Esemka Lama Diproduksi: Di Indonesia Apa-apa Harus 'Udur' Debat

Sukiyat Blak-blakan Alasan Mobil Esemka Lama Diproduksi: Di Indonesia Apa-apa Harus 'Udur' Debat

Sukiyat Blak-blakan Alasan Mobil Esemka Lama Diproduksi: Di Indonesia Apa-apa Harus 'Udur' Debat
Youtube/Tribunnews
Sukiyat Blak-blakan Alasan Mobil Esemka Lama Diproduksi: Di Indonesia Apa-apa Harus 'Udur' Debat 


TRIBUNBATAM.id -
Indonesia akhirnya mempunyai mobil karya anak bangsa bernama Esemka yang belum lama diluncurkan.

Namun dibalik industri Esemka, ada sosok yang disebut sebagai inisiator yang menceritakan lamanya proses produksi mobil Esemka hingga dapat diproduksi massal.

Penemu mobi Esemka, Sukiyat, mengungkapkan beberapa alasan mengapa mobil Esemka lama atau tak kunjung diproduksi.

Dilansir TribunWow.com, Sukiyat menyinggung soal produksi mobil Esemka yang selama ini menjadi bahan perdebatan berbagai kalangan sehingga industri mobil pun terpengaruh.

Eks Pemain Persib Bandung Resmi Gabung Persija Jakarta, Begini Reaksi The Jakmania

FAKTA TERBARU Video Vina Garut, Sebelum Meninggal Tersangka Rayya Sudah Menikah 3 Kali & Punya Anak

Timnas U19 Indonesia Kalah 2-4 dari Iran Dalam Laga Uji Coba

Bagai Jilat Ludah Sendiri, Elza Syarief Bantah Tuduh Nikita Mirzani Informan Polisi, Ini Alasannya

Hal tersebut disampaikan Sukiyat dalam wawancara eksklusif unggahan kanal YouTube Tribunnews.com, Jumat (6/9/2019).

Sukiyat menyebutkan ada beberapa unsur sehingga suatu industri bisa terus memproduksi barang.

"Usaha itu ada tiga, ada penemu (atau) inisiator, ada yang beli, ada yang produksi. Tiga ini harus linked dan matched," ucap Sukiyat.

Sebagai insiator yang sudah menemukan mobil Esemka, Sukiyat selanjutnya membutuhkan pabrik serta pembeli.

"Inisiator itu kan cuma menemukan, saat sudah jadi barang, ada yang senang ada yang beli, ada yang beli ada industri," lanjut Sukiyat.

Tak hanya itu, Sukiyat harus menempuh perjalanan panjang ketika mobil sudah diciptakan, yakni harus lolos berbagai uji hingga layak dipasarkan.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved