Chinese Taipei Open 2019
Empat Wakil Indonesia Berguguran di Semifinal Chinese Taipei Open 2019
Mereka Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Shesar Hiren Rhustavito
TRIBUNBATAM.ID, TAIPEI - Untuk pertama kalinya dalam sebuah turnamen internasional, Indonesia tidak berhasil meloloskan wakilnya ke final.
Empat wakil Indonesia yang bertanding pada babak semifinal Chinese Taipei Open 2019, semuanya berguguran karena dikalahkan oleh lawan-lawannya, Sabtu (7/9/2019).
Mereka adalah Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Shesar Hiren Rhustavito.
Kekalahan pertama dialami oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayusaat berhadapan dengan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand).
Meski menyandang title unggulan kesatu, Greysia/Apriyani kali ini harus mengakui kebolehan lawannya.
Bertanding selama 64 menit, Greysia/Apriyani akhirnya menyerahkan kemenangan pada Kititharakul/Prajongjai, 18-21, 21-12, 17-21.
Satu wakil ganda putri lainnya, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto juga harus terhenti di empat besar. Mereka kalah dari Kim So-yeong/Kong Hee-yong (Korea), dengan skor 20-22, 14-21.
Selanjutnya Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja juga tak kuasa menahan laju pergerakan lawan. Skor 17-21, 18-21 menandai berakhirnya langkah Hafiz/Gloria di Taipei Arena, Taiwan.
"Kendalanya mungkin di poin-poin akhir. Mereka ulet dan hampir nggak pernah mati sendiri. Poin-poin mepet, kami tidak bisa mencuri poin," kata Hafiz dilansir BolaSport.com dari Badmintonindonesia.
"Ke depan, kami harus lebih yakin di poin-poin akhir," ujar Hafiz.
Terakhir, tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito yang bermain paling akhir juga tak bisa membendung lawan.
Shesar kalah dari unggulan satu, Chou Tien Chen (Taiwan) dengan rubber gim 25-23, 10-21, 13-21.
Shesar yang cukup mengejutkan di turnamen ini hanya mampu memberi perlawanan di gim pertama dan memenangkannya dalam sebuah pertarungan alot.
Namun di gim kedua, Chou yang sudah mempelajari permainan Shesar di gim pertama, akhirnya mengendalikan pertandingan di dua gim berikutnya.
Korea Selatan menjadi wakil yang paling banyak mengirim wakil pada partai final turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut, yakni lima finalis. Kelimanya tersebar di seluruh sektor, tinggal dan ganda.
Selain Korea Selatan, lima slot final pada Chinese Taipei Open 2019 menjadi milik wakil-wakil dari Hong Kong, Kanada, Malaysia, Thailand, dan tuan rumah Taiwan.
Uniknya, Chinese Taipei Open 2019 juga dipastikan tidak memiliki juara bertahan pada partai final karena semua unggulan pertama kandas.
Tahun lalu, Indonesia mendapat satu titel melalui pasangan ganda campuran, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pebulutangkis-tunggal-putra-indonesia-shesar-hiren-rhustavito.jpg)