Dari Legenda Raja Smah Liem Swie King hingga Kevin Sanjaya, Inilah Sejarah Kehebatan PB Djarum

PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis yang biasanya diadakan setiap tahun, yang dibuka sejak 2006.

Dari Legenda Raja Smah Liem Swie King hingga Kevin Sanjaya, Inilah Sejarah Kehebatan PB Djarum
PB Djarum
Atlet-atlet latihan di PB Djarum 

Persoalan itu dipicu lantaran tudingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa PB Djarum memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Menelusuri sejarah PB Djarum sangat menarik, dari pembibitan hingga kisah sukses atlet jebolan pusat latihan itu.

Melansir wikipedia, PB Djarum diresmikan pada 1969.

Awalnya perkumpulan ini didirikan hanya sebagai kegiatan penyaluran hobi bagi karyawan pabrik rokok Djarum di Kudus.

Namun, pada 1969, akhirnya yang ikut berlatih bukan hanya karyawan, melainkan juga pemain dari luar.

Tahun-tahun ini menjadi awal dimulainya pembinaan Djarum dalam menyumbang pemain nasional.

Budi Hartono cinta bulu tangkis

Berdirinya PB Djarum erat kaitannya dengan Robert Budi Hartono, CEO PT Djarum, sejak masih kecil.

Budi Hartono merupakan sosok yang cinta pada bulu tangkis. Didorong kecintaan itu dan tingginya kegemaran karyawan PT Djarum bermain pada olahraga yang sama, maka pada 1969 brak (tempat karyawan melinting rokok) di jalan Bitingan Lama (sekarang jalan Lukmonohadi) No 35, Kudus, pada sore hari digunakan sebagai tempat berlatih bulu tangkis.

Robert Budi Hartono
Robert Budi Hartono ()

Saat itu namanya komunitas Kudus.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved