Dari Legenda Raja Smah Liem Swie King hingga Kevin Sanjaya, Inilah Sejarah Kehebatan PB Djarum

PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis yang biasanya diadakan setiap tahun, yang dibuka sejak 2006.

Dari Legenda Raja Smah Liem Swie King hingga Kevin Sanjaya, Inilah Sejarah Kehebatan PB Djarum
PB Djarum
Atlet-atlet latihan di PB Djarum 

Berawal dari situ, lahirlah atlet muda berbakat, Liem Swie King yang meraih prestasi demi prestasi secara gemilang, menumbuhkan keinginan Budi Hartono untuk serius mengembangkan kegiatan komunitas Kudus menjadi organisasi PB Djarum.

Catatan gemilang

Prestasi nasional bulu tangkis Indonesia tak lepas dari sumbangsih PB Djarum.

Ingatkah Piala Thomas pada 1984 di Kuala Lumpur, Malaysia?

Kala itu, dari delapan pemain, tujuh di antaranya berasal dari PB Djarum, yaitu Liem Swie King, Hastomo Arbi, Hadiyanto, Kartono, Heryanto, Christian Hadinata, Hadibowo dan Icuk Sugiarto.

Sejak 2006 menjadi besar

PB Djarum semakin fokus dalam pembibitan atlet.

Gedung PB Djarum
Gedung PB Djarum (PB Djarum)

Sejak 2006, atlet binaan PB Djarum tak lagi menempati GOR Kaliputu sebagai tempat latihan yang merupakan GOR kedua yang pernah dipakai PB Djarum Kudus setelah GOR di Bitingan Lama, dari 1982.

GOR Kaliputu sekarang sudah tak dioperasikan untuk pusat pelatihan atlet PB Djarum.

Saat ini telah difungsikan untuk kegiatan latihan bulu tangkis bagi masyarakat setempat.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved