Kontroversi PM Mahathir tentang Suku Melayu Tetap Miskin, Warga akan Gelar Aksi Besar-besaran

Salah satu pemimpin UMNO, Razlan Rafii mempertanyakan tulisan politisi berusia 94 itu yang menurutnya melecehkan bangsa sendiri

Kontroversi PM Mahathir tentang Suku Melayu Tetap Miskin, Warga akan Gelar Aksi Besar-besaran
TV2 via Malaysia Kini
Mahathir Mohamad ketika mengucapkan sumpah sebagai Perdana Menteri Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Kamis malam (10/5/2018) waktu setempat. Dia menjadi pemimpin terpilih tertua dia dunia 

#Kontroversi PM Mahathir tentang Suku Melayu Tetap Miskin, Warga akan Gelar Aksi Besar-besaran

TRIBUNBATAM.id - Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Malaysia jadi kontroversi di negaranya sendiri.

Mahathir Mohamad mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait etos kerja suku Melayu.

"Suku Melayu perlu menyadari apa yang terjadi kepada mereka. Sangat disayangkan, sejauh ini mereka belum sadar."

"Suku Melayu masih enggan bekerja dan membiarkan warga asing mengerjakannya, sehingga warga asing membludak mendatangi Malaysia."

"Tujuh juta jumlah mereka bekerja di negara kita. Apa yang akan terjadi dengan suku Melayu jika mereka tidak kunjung sadar," kritik Mahathir.

"Nasib kita ada di tangan kita sendiri. Marah-marah kepada yang lain tidak akan menyelesaikan persoalan. Suku Melayu tetap miskin karena tidak mau bekerja keras dan serius berbisnis," kata Mahathir mengakhiri kritikannya.

Tulisan perdana menteri yang sering dipangggil Dr M ini muncul menjelang rencana demonstrasi akbar yang digelar kubu oposisi partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan Partai Islam Se-Malaysia (PAS).

Kedua partai yang sering menggaungkan isu ras dan agama ini berencana menggelar aksi pada 14 September mendatang.

Aksi itu disebut akan fokus pada kesulitan yang dihadapi suku Melayu di negara mereka sendiri dalam mencari pekerjaan.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved