Sebut BPJS Kesehatan Diambang Bangkrut, Bintang ILC Sherly Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota

Sebut BPJS Diambang Bangkrut di ILC, Sherly Annavita Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota. Simak Selengkapnya Disini

Sebut BPJS Kesehatan Diambang Bangkrut, Bintang ILC Sherly Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota
ist
Sebut BPJS Diambang Bangkrut di ILC, Sherly Annavita Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota 

Sebut BPJS Diambang Bangkrut di ILC, Sherly Annavita Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota

TRIBUNBATAM.id - Pernah tampil di ILC, Sherly Annavita kembali mengkritik kebijakan Presiden Jokowi tentang bu kota pindah ke Kalimantan.

Presiden Jokowi sudah mengumumpkan ibu kota Indonesia di Kalimantan Timur.

Kebijakan Jokowi sebelumnya pernah dikritik Sherly Annavita saat satu panggung dengan Rocky Gerung di Indonesia Lawyer Club (ILC).

Terbaru, Sherly Annavita kembali mengkritik kebijakan pemindahan ibu kota negara.

 Pro Prabowo di Pilpres, Sherly Annavita Kritik Jokowi di ILC, Muncul saat Tepat

Jelang Arema FC vs Borneo FC Putaran Kedua Liga 1 2019, Pesut Etam Fokus Lini Pertahanan

Di ILC, Rokcy Gerung Sebut Esemka Proyek Ngibul, Sukiyat Sang Pelopor Jawab Kritikan

Sukiyat Blak-blakan Alasan Mobil Esemka Lama Diproduksi: Di Indonesia Apa-apa Harus Udur Debat

Melalui akun instagramnya, Minggu (8/9/2019), ia mempertanyakan apakah ibu kota pindah hal yang mendesak, padahal masih ada persoalan lain seperti BPJS dan banyak BUMN diambang bankrut.

Pemerintah sudah bulat menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk menutup defisit JKN.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, kenaikan iuran itu akan dilakukan mulai 1 Januari 2020. Namun, ini berlaku hanya untuk kelas I dan kelas II.

"Yang kelas I kelas II mulai 1 Januari 2020 jadi Rp 160.000 dan Rp 110.000 sehingga kami bisa sosialisasi untuk masyarakat," ujarnya seusai rapat kerja dengan DPR, Jakarta, Senin (3/9/2019).

Sementara itu, kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas III masih ditunda setelah Komisi IX dan XI DPR menolak usulan itu.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved