KILAS BALIK

Selamat Haornas 2019, Ketika Paspor Indonesia Tidak Diakui Inggris, Atlet Indonesia Gagal ke London

Atlet-atlet Indonesia hanya bisa berpartisipasi di London dengan memakai paspor Belanda

Selamat Haornas 2019, Ketika Paspor Indonesia Tidak Diakui Inggris, Atlet Indonesia Gagal ke London
((Kompas/Ign Sunito))
Pekan Olahraga Nasional (PON) VIII di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Pusat. ((Kompas/Ign Sunito)) 

#Selamat Haornas 2019, Ketika Paspor Indonesia Tidak Diakui Inggris, Atlet Indonesia Gagal ke London

TRIBUNBATAM.id - Hari ini adalah Hari Olahraga Nasional atau Haornas 2019.

Hari Olahraga Nasional atau Haornas jatuh setiap  9 September.

Haornas dan Pekan Olahraga Nasional ( PON ) pertama memiliki kaitan erat.

Situs wikipedia menuliskan setelah dibentuk pada 1946, Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) yang dibantu oleh Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) mempersiapkan para atlet Indonesia untuk mengikuti Olimpiade Musim Panas XIV di London pada tahun 1948.

Perlu diketahui, PORI dan KORI saat ini telah dilebur menjadi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Usaha Indonesia untuk mengikuti olimpiade pada saat itu menemui banyak kesulitan.

PORI sebagai badan olahraga resmi di Indonesia, pada saat itu belum diakui dan menjadi anggota Internasional Olympic Committee (IOC).

Imbasnya para atlet yang akan dikirim tidak dapat diterima dan berpartisipasi dalam peristiwa olahraga sedunia tersebut.

Pada tahun-tahun itu, pengakuan dunia atas kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia yang belum diperoleh, menjadi penghalang besar atlet-atlet Indonesia dalam usaha menuju London.

Paspor Indonesia pada saat itu tidak diakui oleh Pemerintah Inggris.

Halaman
123
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved