Selamat Tinggal Bulu Tangkis, Djarum Hentikan Audisi Beasiswa, KPAI Sebut Eksploitasi Anak

Audisi Umum PB Djarum ditiadakan pada 2020 terkait dengan klaim Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa ajang tersebut memanfaatkan anak-anak

Selamat Tinggal Bulu Tangkis, Djarum Hentikan Audisi Beasiswa, KPAI Sebut Eksploitasi Anak
tribun jateng/rifqi gozali
Peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017 menunggu pengumuman hasil seleksi tahap akhir. Dari 112 peserta, pelatih PB Djarum Kudus hanya meloloskan 67 peserta ke tahap karantina 

#Selamat Tinggal Bulu Tangkis, Djarum Hentikan Audisi Beasiswa, KPAI Sebut Eksploitasi Anak

TRIBUNBATAM.id - Polemik Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis masih terus berlanjut.

Sebelumnya, PB Djarum memutuskan untuk meniadakan event Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis tahun depan.

Tahun 2019 ini, menjadi akhir dari acara pencarian bibit-bibit pebulutangkis di Indonesia tersebut.

Keputusan itu telah dikonfirmasi oleh Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, saat konferensi pers di Hotel Aston Imperium, Purwokerto, Sabtu (7/9/2019).

Audisi Umum PB Djarum ditiadakan pada 2020 terkait dengan klaim Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa ajang tersebut memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Bos Djarum Bambang Hartono Dapat Bonus Atlet Asian Games, Uangnya untuk Apa?

Taipan Djarum Geser Bos Gudang Garam jadi Orang Terkaya di Indonesia

Namun, menurut penuturan Yoppy, KPAI menolak usulan tersebut. Mereka meminta pelaksanaan audisi umum steril dari brand Djarum.

"Saya tidak bisa menghapus nama Djarum sama sekali. Wong ini juga menurut saya sudah sangat berkurang embel-embel Djarum-nya," tutur Yoppy.

Yoppy mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti berapa lama audisi tersebut bakal vakum.

"Saya belum tahu berhentinya untuk sementara atau selamanya. Tergantung cuaca nanti. Sekarang saya pasrahkan saja ke publik. Kalau ada pihak yang bisa menggantikan audisi itu, entah dari pihak swasa atau mana, silakan saja," ucap Yoppy. "Saya sudah memberikan usulan, tetapi kalau tidak ada titik temu, ya lebih baik berhenti saja," tutur Yoppy lagi.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved