NEWS

Terungkap! Ini Motif Pelaku Penusukan Santri di Cirebon

Obat-obatan terlarang menjadi motif 2 pemuda tega menusuk dan menewaskan seorang santri di Cirebon

Istimewa
Ilustrasi penusukan di Singapura 

TRIBUN-BATAM.ID – Obat-obatan terlarang menjadi motif 2 pemuda tega menusuk dan menewaskan seorang santri bernama Mohammad Rozian (17) yang mondok di Pesantren Husnul Khotimah.

Minggu dini hari (8/9/2019), jajaran Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota Jawa Barat berhasil membekuk dua pelaku penusukan. 

Kedua pelaku diketahui masih remaja, berinisial YS dan RM. 

Dilansir via Tribunnews, dalam gelar perkara di ruang Aula Tribata kantor Polres Cirebon Kota Minggu siang, polisi menunjukan barang bukti senjata tajam yang menyerupai badik yang digunakan para pelaku menusuk Rozian.

Begal Apes, Dikejar Warga Malah Kabur ke Kawasan Markas TNI, Begini Nasib Selanjutnya

Polisi juga sudah mengamankan sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku.

Kompol Marwan Wakapolres Cirebon Kota menerangkan, YS berperan sebagai eksekutor yang menusuk Rozien sedangkan RM sebagai pengendara sepeda motor.

 
Saat melakukan aksinya, YS menuduh Rozian telah memukuli temannya.

YS kemudian meminta ponsel Rozian tetapi ditolak karena ponsel itu digunakan Rozian untuk komunikasi dengan ibunya yang sedang menuju Kota Cirebon dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Sistemnya acak. Menggunakan bahasa bahwa yang menjadi korban ini sudah memukul rekan dari tersangka dan diajak pergi. Itu korban pertama (Rozian) tidak mau dibawa, akhirnya terjadi penikaman," kata Marwan dalam gelar perkara.

Rozian menolak karena sedang menunggu kedatangan ibunya.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved