Kabar BJ Habibie Meninggal Itu Hoaks, Faktanya Tidak Ada Pengawalan Khusus di RSPAD Gatot Soebroto

Kabar hoaks BJ Habibie meninggal beredar sejak Selasa (10/09/2019) dini hari, faktanya tidak ada keramaian di RSPAD Gatot Soebroto

Kabar BJ Habibie Meninggal Itu Hoaks, Faktanya Tidak Ada Pengawalan Khusus di RSPAD Gatot Soebroto
Tribunnews/Jeprima
Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) 

Hal itu agar BJ Habibie bisa mendapatkan hasil perawatan optimal dan istirahat yang cukup.

"Kami atas nama keluarga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan doa dari semua pihak, memohon ke hadirat Allah SWT agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan agar dapat beraktivitas kembali," katanya.

Ditangani 44 Dokter

Sebanyak 44 dokter kepresidenan telah disiapkan untuk menangani kesehatan Presiden ke-3 RI BJ BJ Habibie, yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Dokter kepresidenan yang disiagakan ini terdiri dari dokter ahli atau spesialis yang dirasa diperlukan oleh BJ Habibie.

"Jadi ada dokter kepresidenan yang kami koordinasikan berjumlah 44 orang.

Sebanyak 34 tim panel ahli, ahli di bidang macam-macam, jantung, otak dan sebagainya lengkap.

Semua spesialis kedokteran lengkap di sana ada 34 orang," ujar Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Jakarta Setya Utama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/6/2019).

"Kemudian ada dokter pribadi presiden berjumlah 10 orang," sambung dia.

Setya memastikan pemerintah akan menanggung seluruh biaya kesehatan BJ Habibie sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan atau Administrasi Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden.

Para presiden dan wapres beserta keluarga inti bisa dirawat di rumah sakit rujukan utama, seperti RSPAD Gatot Soebroto, RS TNI AU, RS TNI AL, RS Polri, dan RS PMI Bogor.

"Dalam hal ini juga di-cover pemerintah seluruhnya. Pembiayaan dimanapun beliau dirawat," jelasnya.

Setya menyatakan Presiden Jokowi juga berencana menjenguk BJ Habibie yang dirawat di RSPAD.

Namun, dia belum mengetahui kapan persisnya.

"Insyaallah. Tapi saya tidak tahu pasti kapan waktunya.

Tapi tentu saja setiap kali ada mantan presiden maupun mantan wapres yang sakit biasanya Beliau (menjenguk)," kata Setya.

Setya pun menyebut kondisi BJ Habibie sudah mulai membaik pada Senin pagi ini.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved