BATAM TERKINI

Hutan Bakau Berubah Jadi Tanah Timbun, Alur Pelayaran Internasional di Batam Terancam Terganggu

Alur pelayaran internasional di Batam terancam terganggu akibat aktivitas reklamasi di Pelabuhan Internasional Batam Center, beberapa waktu lalu.

Hutan Bakau Berubah Jadi Tanah Timbun, Alur Pelayaran Internasional di Batam Terancam Terganggu
Tribunnewsbatam.com/Argianto DA Nugroho
Pelabuhan Batam Centre menjadi pelabuhan penyeberangan internasional yang berada di pantai utara Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Pelabuhan ini menghubungkan Kota Batam dengan pelabuhan Harbour Front Singapore dan Pelabuhan Setulang Laut serta Pelabuhan Pasir Gudang di Johor Baru, Malaysia. Kapal ferry yang beoperasi setiap jam mulai dari pukul 6.00 hingga 21.00 WIB. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Alur pelayaran internasional di Batam terancam terganggu akibat aktivitas reklamasi di Pelabuhan Internasional Batam Center, beberapa waktu lalu.

Truk pengangkut tanah lalu lalang.

Mengangkut tanah entah darimana dan menimbunnya ke laut.

Posisi reklamasi ini ada di sebelah kanan pelabuhan. Tak jauh dari tempat kapal-kapal bersandar. Pohon-pohon bakau yang semula ada, berganti menjadi tanah timbun.

"Dulu memang terjadi aktivitas reklamasi di sini. Kita tak tahu dari perusahaan mana, mau dibuat apa. Tapi kalau kita lihat hari ini, sisa reklamasi itu masih ada," kata Manager Operasional PT Synergy Tharada, Nika Astaga, Selasa (10/9/2019) di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Padahal, katanya, di undang-undang terkait navigasi, sudah diatur. Jarak 500 meter dari rambu pelayaran, mesti tidak ada bangunan.

Karena masuk daerah terlarang.

Nyatanya, ada aktivitas reklamasi di sekitar perairan itu.

"Kalau ditanya ancamannya bagi pelayaran, sudah pasti mengancam. Karena itu tanah timbun dan ada alur internasional. Ini berdampak ke internasional," ujar pria yang pernah berprofesi sebagai polisi ini.

Diketahui, pelabuhan internasional Batam Center sendiri, termasuk salah satu pintu gerbang wisatawan mancanegara datang ke Batam, Kepri, Indonesia.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved