BJ Habibie Meninggal Dunia, Presiden Diminta Nobatkan Habibie Sebagai Bapak Kebebasan Pers Indonesia

PWI Jawa Barat berharap Presiden RI Joko Widodo dan komunitas pers di Indonesia menganugerahkan almarhum Bacharudin Jusuf Habibie sebagai Bapak Kemer

BJ Habibie Meninggal Dunia, Presiden Diminta Nobatkan Habibie Sebagai Bapak Kebebasan Pers Indonesia
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO
BJ Habibie Presiden RI ke-3 Meninggal Dunia 

TRIBUNBATAM.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat berharap Presiden RI Joko Widodo dan komunitas pers di Indonesia menganugerahkan almarhum Bacharudin Jusuf Habibie sebagai Bapak Kemerdekaan Pers Republik Indonesia.

“Almarhum adalah pembuka keran kemerdekaan pers, maka dengan menimbang berbagai situasi yang kini dirasakan oleh dunia pers saat ini, PWI Jabar berharap Presiden dan komunitas pers menganugerahkan almarhum BJ Habibie sebagai Bapak Kebebasan Pers,” jelas Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat lewat rilis resminya, Rabu (11/9/2019) malam.

Hilman menegaskan, segenap jajaran pengurus serta anggota PWI Jawa Barat tentunya turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya presiden ketiga RI BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto.

BJ Habibie Meninggal Dunia, Tanggal 14 September 2019 Ditetapkan Sebagai Hari Berkabung Nasional

Ditekan Soal Kasus Timtim, BJ Habibie Sempat Marah Kepada 5 Dubes : Saya Tidak Takut Gerakan Kalian

BJ Habibie Meninggal Sebelum Habibie & Ainun 3 Tayang, Baru Sempat Nonton Trailernya

BJ Habibie Meninggal, Pemerintah Serukan Pengibaran Bendera Setengah Tiang Selama Tiga Hari

Duka mendalam juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang pastinya sangat merasa kehilangan.

Hilman melihat, sebagai presiden ketiga RI yang menandatangani Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, BJ Habibie punya peran besar dalam kehidupan demokrasi bangsa ini, terutama dalam hal kebebasan pers.

Saat ini, 17 tahun setelah UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers diberlakukan, media di Indonesia sudah bisa menikmati atmosfer kebebasan pers.

Hilman menyampaikan, PWI Jawa Barat sendiri telah melakukan diskusi hingga mendapatkan beberapa alasan yang bisa menguatkan permohonan anugerah bapak kebebasan pers dari Presiden Joko Widodo kepada almarhum BJ Habibie, di antaranya adalah Habibie merupakan presiden RI yang menandatangani UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Itu berarti penguatan terhadap pelaksanaan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang saat ini sudah bisa dirasakan oleh seluruh komponen bangsa,” katanya.

Menurut Hilman, sumbangsih ini merupakan terbesar dalam kehidupan pers bangsa ini, terlepas dari latar belakang yang ada di balik penerbitan undang-undang tersebut.

Selain itu, alasan lain yang bisa menjadi dasar pemberian anugerah tersebut adalah rekam jejak BJ Habibie yang begitu memperhatikan dunia pers Indonesia sehingga memposisikan serta mencerminkan pers sebagai pengawal pelaksanaan demokrasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Diminta Nobatkan Habibie Sebagai Bapak Kebebasan Pers Indonesia"

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved