Dikabarkan Hutchinson Dekati XL Axiata Soal Kemungkinan Konsolidasi

Hutchison Tri di Indonesia dikabarkan tengah mendekati Axiata Group Bhd, induk perusahaan operator seluler XL Axiata.

Dikabarkan Hutchinson Dekati XL Axiata Soal Kemungkinan Konsolidasi
kontan
ILUSTRASI PT Hutchison 3 Indonesia 

TRIBUNBATAM.id - Hutchison Holdings Ltd yang membekingi Hutchison Tri di Indonesia dikabarkan tengah mendekati Axiata Group Bhd, induk perusahaan operator seluler XL Axiata.

Hutchison dan Axiata disebut sedang melakukan pembicaraan awal terkait peluang mengombinasikan alias konsolidasi bisnis telekomunikasi seluler mereka di Indonesia. 

Menurut keterangan dari seorang sumber, kedua belah pihak belum melakukan negosiasi secara substantif. Namun, kabar ini  memberi sinyal adanya peluang konsolidasi oleh kedua operator seluler. 

Pemerintah memang sempat melempar wacana konsolidasi operator seluler di Indonesia. Alasannya, untuk membuat industri telekomunikasi Tanah Air lebih sehat dengan maksimal tiga operator saja. 

Kepada Bloomberg, perwakilan Axiata mengatakan pihaknya telah menarik banyak calon mitra bisnis, seperti Teleanor ASA, Mitsui&Co, dan Japan Sumitomo.

"Axata telah menciptakan nilai yang signifikan dan menarik untuk pengoperasiannya dan seperti yang telah dibuktikan dalam setahun terakhir," jelas Axiata. 

Agar Mesin Mobil Selalu Kinclong, Begini Cara Membersihkannya

Ramalan Zodiak Cinta Besok Jumat 13 September 2019, Gemini Bertengkar, Scorpio Cemburu

 

Karena masih berada di tahap awal, belum ditentukan struktur yang jelas. Sumber tersebut juga mengatakan tidak diketahui pasti apakah pembicaraan mengarah pada transaksi bisnis atau tidak. Akibat berita negosiasi awal ini, saham XL Axiata sempat tercatat naik 9,8% pada perdagangan Selasa (10/9) di Jakarta. 

Lonjakan ini adalah yang tertinggi sejak 18 Februari lalu. Tahun ini, nilai saham XL Axiata naik 76 persen, membuat valuasi pasarnya menjadi US$ 2,56 miliar (Rp 35,9 triliun), menurut laporan Bloomberg yang dirangkum KompasTekno, Kamis (12/9). 

Sebelumnya, Axiata dan operator asal Norwegia Telenaor ASA, telah mengakhiri negosiasi untuk melakukan merger untuk masing-masing operator mereka yang beroperasi di Asia. Merger ini digadang menjadi penggabungan besar yang berdampak pada 300 juta pelanggan kedua operator di sembilan negara. 

Di sisi lain, Hutchison Asia Telecommunication memegang tiga negara, yakni Indonesia, Vietnam, dan Sri Lanka. Perusahaan besutan konglomerat asal Hongkong, Victor Li ini memiliki 45,7 juta pengguna aktif di tiga negara tersebut. 

Indonesia sendiri menyumbang US$ 472 juta (Rp 6,6 triliun) atau sekitar 86 persen dari total pendapatan Hutchison Asia pada semester pertama 2019. Ini adalah satu-satunya pasar Hutchison Asia yang membukukan hasil positif sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi. 

KompasTekno telah meminta konfirmasi terkait kabar di atas ke pihak XL Axiata dan Hutchison Tri Indonesia, namun belum mendapatkan respon. (Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved