Menguak Tabir 'Gelap' Pengusaha Batam Kock Meng yang Ditahan KPK di Jakarta, Siapa Sebenarnya Dia?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan pengusaha Batam bernama Kock Meng. Siapa Sebenarnya Dia?

Menguak Tabir 'Gelap' Pengusaha Batam Kock Meng yang Ditahan KPK di Jakarta, Siapa Sebenarnya Dia?
IST
Pengusaha Batam Kock Meng Resmi Ditahan KPK 

“Dia mancing di tempat Abu Bakar itu, Pulau Panjang,” timpal Rahman sambil mencoba menganalisa.

Melihat ini, Rahman pun langsung menceritakan awal mula dirinya bertemu dengan sosok bernama JK itu.

“Dulu pertama bertemu.

Dia bilang ada lahan di sini dan akan dijadikan restoran seafood juga.

Kira-kira 35 meter X 85 meter persegi ukuran lahan dia itu,” terang Rahman.

Selain itu, saat bertemu pertama kali, JK tidak sendirian.

Bersama Abu Bakar dan Kock Meng serta keluarganya, JK sempat mengajak beberapa tokoh masyarakat dan perangkat setempat untuk makan bersama.

“Bentuk menjalin tali silaturahmi saja mungkin.

Cuma memang tidak ada menyebut akan direklamasi kampung kami ini,” sambung Rahman.

Dalam pertemuan itu, Rahman mengakui, sosok JK tampak tenang.

“Dua kali bertemu, dua kali pula dia tampak tenang.

Memang dia yang mengenalkan Abu Bakar kepada Kock Meng,” ungkap Rahman.

Rahman pun menuturkan, lahan milik JK sendiri sangat berdekatan dengan lahan milik Kock Meng.

Bahkan, saat pertama kali kasus ini mencuat ke publik, di lahan milik JK sendiri masih terlihat empat unit dump truck terparkir.

“Masih ada pengerjaan.

Cuma memang sekarang sudah berhenti, tidak tahu seperti apa lanjutannya,” ujar Rahman lagi.

Saat ditanyai terkait status JK sendiri, Rahman tidak mengetahuinya secara rinci.

Dia hanya tahu jika JK telah ikut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

“Bahkan saya baca beritanya, dia sama Pak Kock Meng berdua dipanggil.

Tapi tak ade kabar lagi nampaknya,” pungkas Rahman. (tribunbatam.id/dipa nusantara)

#Menguak Tabir 'Gelap' Pengusaha Batam Kock Meng yang Ditahan KPK di Jakarta, Siapa Sebenarnya Dia?

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved