Menteri ESDM Jonan Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik hingga Tahun Depan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan tidak akan ada kenaikan tarif listrik hingga tahun 2020.

Menteri ESDM Jonan Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik hingga Tahun Depan
KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat meninjau fasilitas produksi pengolahan gas terapung atau Float?ing Processing Unit (FPU)di Pabrikasi Saipem Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (21/3/2017) 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan tidak akan ada kenaikan tarif listrik hingga tahun 2020.

Hal ini ditegaskan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai Dies Natalis Ke-62 Universitas Padjajaran di Graha Sanusi Hardjadinata, Bandung, Rabu (11/9/2019).

Jonan mengatakan hal itu karena menurutnya, sejumlah bahan baku primer untuk listrik mengalami penurunan, begitu juga nilai tukar rupiah terhadap dolar relatif stabil.

"Kalau kami lihat, harga gas turun banyak dalam enam bulan terakhir, harga batubara juga turun. Penurunan paling terlihat di harga batubara (HBA).

Untuk kalori 6.322 GAR harganya sekitar USD 65 per ton. Jadi mestinya harga listrik tidak perlu ada penyesuaian naik," ujar Jonan dikutip dari situs Kementerian ESDM.

Jonan juga mengungkapkan pertimbangan lain adalah nilai kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS yang cukup stabil di posisi Rp 14.000-an per dolar AS.

"Nanti kami lihat lagi, tapi kalau menurut saya kalau kurs di Rp 14.000-an relatif stabil, minimal tidak naik," tegasnya.

HBA pada periode September 2019 dipatok sebesar USD65,79 per ton atau turun 9,4% dibandingkan dengan periode Agustus sebesar USD72,67 per ton.

Pemerintah menggunakan patokan batas atas untuk PLN sebesar US$ 70 per ton berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.1410 K/30/MEM/2018 terkait harga khusus batubara yang mulai berlaku sejak 12 Maret 2018 hingga 31 Desember 2019.

Beleid tersebut mengatur harga khusus batu bara bagi pembangkit listrik ditetapkan UUS$ 70 per ton jika Harga Batubara Acuan (HBA) berada di atas US$ 70 per ton.

Namun bila harga di bawah US$ 70 per ton maka transaksi batubara bagi pembangkit listrik merujuk pada HBA.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved