Suku Ini Lakukan Ritual Menyeramkan, Bawa Kepala Musuh Sebagai Syarat Untuk Meminang Calon Pengantin

Dilansir dari The Culture Trip ada alasan-alasan dan tujuan tersendiri kenapa ritual perburuan kepala sempat menjadi sebuah budaya.

Suku Ini Lakukan Ritual Menyeramkan, Bawa Kepala Musuh Sebagai Syarat Untuk Meminang Calon Pengantin
Tribun Travel
Suku Ini Lakukan Ritual Bunuh dan Bawa Kepala Musuh Sebagai Syarat Untuk Meminang Calon Pengantin 

TRIBUNBATAM.id- Negara Indonesia memiliki beragama kebudayaan. Ada banyak suku serta budaya dan sejarah dari setiap daerah di Indonesia.

Tak sedikit dari tradisi dari suku tertentu terdapat ritual unik serta ekstrem.

Satu di antaranya seperti suku di Kalimantan ini, masyarakat di sana menganut tradisi yang menyeramkan.

Pada zaman dahulu suku-suku di Kalimantan memiliki kebiasaan memotong kepala.

Kepala korbannya dijadikan sebagai sebuah piala untuk tujuan ritual.

Dilansir dari The Culture Trip ada alasan-alasan dan tujuan tersendiri kenapa ritual perburuan kepala sempat menjadi sebuah budaya di Kalimantan.

Hari Terakhir Pelaksanaan Operasi Patuh Seligi, Banyak Pengendara Tidak Bawa Helm

KPPU Kecewa, Dari Tujuh Terlapor Hanya Dua Maskapai Hadir Sidang Perdana, Ini Masalahnya

Kipas Mesin KM Bukit Raya Rusak, Penumpang Terpaksa Pakai Pompong, Agen Pelni Selidiki Kerusakan

BJ Habibie Pernah Berikan Pesan Khusus ke Mustofa Widjaja, Hingga Kini Masih Membekas

Pengayauan di Kalimantan

Budaya perburuan kepala manusia sempat ramai dilakukan pada sekitar satu abad yang lalu.

Suku-suku di Kalimantan seperti Iban Sarawak, Saburut Murut dan Kadazan-Dusun membawa kengeriaan bagi para penjajah Inggris yang pertama kali datang ke pulau Kalimantan.

Bahkan saking ngerinya, Ratu Inggris, Victoria memberi julukan Kalimantan sebagai Kalimantan Barbaric.

Beberapa suku di Kalimantan sering mengumpulkan kepala prajurit untuk dibawa pulang sebagai piala bukti bahwa mereka memenangkan suatu peperangan.

Tengkorak yang digantung di atap rumah
Tengkorak yang digantung di atap rumah (Ambar Purwaningrum)
 

Sedang di kebudayaan yang lain, membunuh dan membawa kepala musuh adalah sebuah syarat untuk bisa meminang calon pengantin.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved