LIGA 1 2019

Hasil Akhir Semen Padang vs PSS Sleman, Gol Saimima Bawa Kemenangan Tim Elang Jawa

Hasil Akhir Semen Padang vs PSS Sleman, Gol Saimima Bawa Kemenangan Tim Elang Jawa

Liga 1 Match
Hasil Akhir Semen Padang vs PSS Sleman, Gol Saimima Bawa Kemenangan Tim Elang Jawa 

Hasil Akhir Semen Padang vs PSS Sleman, Gol Saimima Bawa Kemenangan Tim Elang Jawa

TRIBUNBATAM.id, PADANG - Hasil akhir Semen Padang vs PSS Sleman dalam pekan ke-18 Liga 1 2019 berakhir untuk kemenangan tim tamu.

Dalam laga tersebut, Semen Padang harus mengakui keunggulan PSS Sleman dengan skor tipis 0-1.

Gol PSS Sleman dicetak oleh Sidik Saimima pada menit 83.

Jalannya pertandingan

Laga Semen Padang melawan PSS Sleman berlangsung sengit di Stadion H. Agus Salim, Kota Padang pada Jumat (13/9/2019).

Pasca wasit meniup peluit tanda dimulainya pertadingan, tim tuan rumah lansung tampil menekan.

Beberapa kali Irsyad Maulana dkk mampu mengancam gawang PSS yang dikawal Ega izky.

Serangan demi serangan terus dilancarkan tim tuan rumah.

Akan tetapi, hingga 30 menit pertandingan berjalan tak ada gol yang tercipta.

 SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Semen Padang vs PSS Sleman Liga 1 2019, Live Vidio.com

 Live Streaming Bhayangkara FC vs Bali United Liga 1 2019, Teco Waspadai Eks Pemain Persija Jakarta

 Tensi Tinggi Arema FC, Persebaya, Borneo FC, & Kalteng Putra, Amankan Posisi Klasemen Liga 1 2019

 Bursa Transfer Liga 1 2019, 7 Pemain Baru Persib Bandung, Robert Rene Alberts Sayangkan Hal Ini

Justru, striker Semen Padang, Irsyad Maulana, harus menerima kartu kuning pertama dalam laga ini.

Irsyad diganjar kartu kuning setelah terlibat benturan dengan kiper PSS, Ega Rizky.

Lima menit berselang, giliran gelandang Semen Padang, Apriogi Yunespraga yang dihadiahi kartu kuning.

Apriogi diganjar kartu kuning setelah dengan sengaja menarik jersey salah satu pemain PSS.

Semen Padang mendapat peluang terbaiknya untuk membuka keunggulan pada menit ke-38.

Berawal dari serangan yang dibangun Yu Hyun Koo yang kemudian bola diberikan kepada Rosad Setiawan.

Rosad yang melihat posisi Irsyad kosong, langsung menyodorkan bola ke sang striker.

Tanpa pikit panjang, Irsyad langsung melepaskan tendangan keras ke arah gawang PSS.

Namun sayang, tendangan yang dilepaskan oleh Irsyad membentur tiang gawang kawalan Ega Rizky.

Peluang emas tersebut menjadi yang terakhir bagi Semen Padang untuk mengancam gawang PSS Sleman di babak pertama.

Skor 0-0 pun mengakhiri paruh pertama pertandingan ini.

Memasuki babak kedua tidak ada yang berubah skeman permainan kedua tim.

Baik Semen Padang maupun PSS Sleman berusaha menekan dan menciptakan gol.

Rotasi permainan pun dilakukan kedua tim untuk penyegaran tim.

Dan terbukti, PSS Sleman yang mengganti Tuharea dengan memasukkan Irkham pada akhir babak kedua membuahkan hasil.

Kerja sama Irkham dan Sidik Saimima dengan skeman serangan balik berbuah gol untuk tim tamu.

Mendapat umpan dari Irkham, Sidik Saimima berhasil mengecoh bek dan penjaga gawang Semen Padang dan menyarangkan bola dengan tendangan kerasnya ke sisi kanan jala gawang lawan.

Gol tersebut sekaligus menutup pertandingan Semen Padang vs PSS Sleman.

PSS Sleman tanpa Pemain Kunci

Jelang pertandingan, tuan rumah Semen Padang diuntungkan absennya beberapa pemain utama PSS Sleman yang dikabarkan karena cedera dan akumulasi kartu.

Dikutip dari liga-indonesia.id, PSS Sleman tidak membawa kekuatan terbaik dalam lawatan ke markas Semen Padang FC.

Ya, dalam duel pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, dua pemain Elang Jawa –julukan PSS Sleman- harus absen karena akumulasi kartu.

Keduanya ialah penyerang Kushedya Hari Yudo dan gelandang serang Brian Federico Ferreira.

Bagi Brian Ferreira, ini merupakan akumulasi kartu kuning ketiganya.

Artinya dia sudah kemas tujuh kartu kuning. Kartu kuning terakhir diterima pemain asal Argentina ini saat laga pamungkas putaran pertama hadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (30/8/2019) lalu.

Saat PSS Sleman dipaksa menyerah oleh Maung Bandung -julukan Persib- 0-1, Brian dapat kartu kuning pada menit 90.

Sementara bagi Yudo ini merupakan akumulasi kartu kuning pertamanya.

Kartu kuning ketiga mantan pemain Kalteng Putera ini juga diperoleh pada laga hadapi Persib.

“Dua pemain kita harus absen hadapi Semen Padang karena akumulasi kartu kuning yaitu Brian dan Yudo,” kata Seto Nurdiyantoro Pelatih Kepala PSS Sleman, Rabu (11/9/2019) siang.

Klasemen Liga 1 2019 hingga Rabu (11/9/2019):

Kehilangan Brian dan Yudo diprediksi bakal mereduksi ketajaman lini depan juara Liga 2 musim 2018 ini.

Mengingat kedua pemain ini adalah andalan mencetak gol PS Sleman pada putaran pertama.

Brian tercatat sudah mengoleksi delapan gol dan empat assist. Sedangkan Yudo sudah bukukan dua gol.

Lanjut Seto, sapaan akrab Seto Nurdiyantoro, kondisi diperparah dengan cederanya Purwaka Yudi Pratomo (defender), M Bagus Nirwanto (defender), Dave Mustaine (midfielder) dan Arie Sandi (defender).

“Ya, kita berharap ada keajaiban. Kita pasrah saja sama Tuhan,” tambah juru taktik asal Sleman, DI Yogyakarta ini.

Seto juga menyebut Kabau Sirah –julukan Semen Padang FC- tidak bisa dianggap remeh.

Meskipun kini klub Ranah Minang masih terdampar di dasar klasemen sementara dengan koleksi 11 poin.

Meskipun PSS Sleman sendiri bertengger pada peringkat tujuh dengan raihan 24 poin.

Sekalipun pada laga terakhir Semen Padang juga harus tunduk pada Barito Putera dengan skor 2-3.

“Tapi Semen Padang berhasil mengalahkan Persela Lamongan 2-0 di kandang. Sementara kami hanya main imbang 1-1 lawan Persela di kandang. Bahkan saat Semen Padang main di kandang kita juga imbang 1-1. Artinya Semen Padang leboh baik dari kami,” tukas arsitek 45 tahun ini.

(Tribunbatam.id/Bolasport)

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved