Irjen Firli Terpilih Jadi Ketua KPK, Singgung Fotonya Gendong Anak TGB yang Dipersoalkan
Irjen Firli Bahuri mengaku heran fotonya saat menggendong anak mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi (MZM) alias TGB dipermasalahkan.
TRIBUNBATAM.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) terpilih periode 2019-2023 Irjen Firli Bahuri mengaku heran fotonya saat menggendong anak mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi (MZM) alias TGB (Tuan Guru Bajang) dipermasalahkan.
Hal itu ia katakan untuk mengklarifikasi keputusan KPK yang menyatakan dirinya telah melakukan pelanggaran etik berat saat masih menjadi Deputi Penindakan KPK.
"Apakah salah saya memberikan perhatian kepada anak kecil tiga tahun, yang diungkap bahwa itu adalah kesalahan?" ujar Firli dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019) seperti dilansir dari artikel Kompas.com berjudul "Irjen Firli Heran Fotonya Gedong Anak TGB Dipermasalahkan".

• Inilah Profil 5 Pimpinan KPK Terpilih Masa Bakti 2019-2023, Proleh 56 Suara, Firli Jadi Ketua KPK
• Inilah Sosok Irjen Firli Bahuri Ketua KPK Terpilih, Punya Harta Lebih dari Rp 18 Miliar
• Peroleh 56 Suara, Irjen Firli Bahuri Terpilih sebagai Ketua KPK Masa Bakti 2019-2023
• Inilah 5 Nama Pimpinan KPK Terpilih Masa Bakti 2019-2023, Firli Bahuri Peroleh Suara Terbanyak
Firli mengakui bahwa dia bertemu Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang ( TGB) pada 13 Mei 2018.Namun, ia membantah adanya pembicaraan terkait penanganan kasus.
Firli mengaku sudah sejak lama mengenal TGB. Saat ia masih menjabat sebagai Kapolda NTB, anak TGB yang bernama Aza juga telah akrab dengannya.
"Waktu tanggal 13 Mei itu memang pak TGB datang, ke mana-mana pasti bawa anak. Umurnya tiga tahun. Namanya Aza. Anak ini sejak saya kapolda kalau ketemu saya pasti minta gendong," tutur dia.
Muncul dari KPK
Sebelumnya, Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan, mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Firli Bahuri telah melanggar etik karena pertemuannya dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat M Zainul Majdi (MZM) pada 12-13 Mei 2018.
Penasihat KPK Muhammad Tsani Annafari mengatakan, Firli mestinya tidak bertemu Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) karena KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi kepemilikan saham PT Newmont yang melibatkan Pemerintah Provinsi NTB.
"Dalam acara Harlah GP Ansor ke-84 dan launching penanaman jagung 100.000 hektar di Bonder Lombok Tengah, dalam pertemuan ini terlihat saudara F berbicara dengan saudara MZM," kata Tsani dalam jumpa pers, Rabu (11/9/2019).

Tsani mengatakan, TGB dan Firli tampak berbincang akrab pada acara itu.
Firli, kata Tsani, terbang ke NTB dengan uang pribadi tanpa izin surat tugas yang diteken KPK.
Pembunuhan karakter
Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK 2019-2023 Hendardi menilai, tindakan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Dewan Penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari yang menggelar konferensi pers dan menyatakan Irjen (Pol) Firli melakukan pelanggaran etik berat adalah pembunuhan karakter.
Menurut Hendardi, Saut dan juga Tsani sudah berpolitik.