Bantahan Garuda Indonesia soal Pesawat Pembawa Jemaah Haji Kecelakaan, Ini Kronologi Sebenarnya

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan membantah adanya Informasi pesawat Garuda Indonesia kecelakaan

Bantahan Garuda Indonesia soal Pesawat Pembawa Jemaah Haji Kecelakaan, Ini Kronologi Sebenarnya
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
393 jemaah calon haji kloter pertama diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 7261 dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/7/2018) pukul 09.20 

Pesawat tersebut kini dalam kondisi melintang di tengah landasan pacu

Akibatnya sejumlah pesawat yang hendak mendarat di Bandara Kualanamu harus dialihkan pendaratannya ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jumat (13/9/2019).

Seorang penumpang pesawat, Djunaedi Tjunti, menceritakan hal tersebut dalam postingan facebooknya. 

Dia adalah penumpang pesawat Batik Air ID013.

Pesawatnya take off dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta pukul 16.55 WIB, dan seharusnya mendarat di Bandara Kualanamu pukul 19.15.

Namun kemudian pendaratan dipindahkan, dan baru landing pukul 20.26 di Pekanbaru.

Menurut Pilot Batik Air, tulis Djunaedi, pesawat tidak bisa mendarat lantaran ada pesawat Garuda Indonesia mengalami kecelakaan, dan posisinya melintang di landasan pacu.

Pesawat tersebut disebut berisi para Jamaah Haji yang baru pulang ke tanah air. 

"Waktu Garuda mendarat di Kualanamu, itu sedang terjadi hujan deras," kata Djunaedi ketika dihubungi Warta Kota, malam ini. (***)

#Bantahan Garuda Indonesia soal Pesawat Pembawa Jemaah Haji Kecelakaan, Ini Kronologi Sebenarnya

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Garuda Indonesia Bantah Pesawat Bawa Jemaah Haji Alami Kecelakaan di Landasan, Begini Penjelasanya

Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved